DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 20:42 WIB

Penjelasan Pengelola soal Pencopotan Merah-Putih di Kalibata City

Mei Amelia R - detikNews
Penjelasan Pengelola soal Pencopotan Merah-Putih di Kalibata City Foto: Yuni Ayu/detikcom
Jakarta - Pengelola Apartemen Kalibata City membantah melarang pemasangan bendera Merah-Putih dan mencopot bendera di salah satu unit penghuni. Pengelola hanya menyarankan agar bendera tidak dipasang di balkon dengan alasan tertentu.

General Manager Apartemen Kalibata City Ishak menjelaskan peristiwa yang sempat viral di media sosial itu terjadi di Tower Damar pada Kamis (16/8/2018) siang. Bendera itu dipasang di balkon di unit lantai 12F.

"Kami bukan melarang, kan namanya (hunian) vertikal, jangan sampai ada apa pun di balkon untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Ishak saat dihubungi detikcom, Kamis (16/8/2018).

Ishak menjelaskan kejadian bermula ketika sekuriti dan supervisor pengelola apartemen melihat bendera Merah-Putih terpasang di lantai 12 Tower Damar. Setelah dicek, bendera itu rupanya dipasang di unit 12CF.

"Melihat hal itu, sekuriti dan supervisor mendatangi unit, lalu kita ketok pintunya baik-baik, ketemu dengan ibu pemilik. Kita sampaikan, 'Bu, kalau bisa, bendera jangan pasang di situ, kalau mau di bawah', maksudnya di ground, di taman nggak apa-apa biar semakin cantik Kalibata City ini," jelas Ishak.


Ishak menyampaikan bendera itu dipasang dengan cara diikat talinya pada railing balkon. Manajemen memiliki kebijakan agar railing balkon tidak dipasangi benda-benda untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kemudian diizinkan (oleh penghuni), kita lepas (bendera) oleh supervisor dan sekuriti dilepas bendera itu," ucapnya.

Setelah dilepas, bendera itu dikembalikan kepada pemilik. Namun, setengah jam kemudian, anak penghuni unit tersebut mendatangi pihak pengelola.

"Anaknya ini turun bawa warga ramai-ramai sambil memvideokan seolah-olah kami melarang. Padahal kami sudah menjelaskan bukan melarang," tuturnya.

Ishak menambahkan, keributan tidak berlangsung lama. Pihak pengelola pun akhirnya mengizinkan penghuni tersebut memasang kembali bendera tersebut.

"Ya akhirnya, karena kita nggak mau ribut, ya sudahlah kita izinkan," tutupnya.


(mei/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed