Ulil Cabut Pernyataan MUI Tolol
Jumat, 05 Agu 2005 18:37 WIB
Jakarta - Permintaan maaf keluar dari bibir Ketua Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla. Tapi kritik tetap jalan terus."Saya mengakui dan minta maaf terhadap pernyataan saya yang lalu mengenai fatwa MUI," katanya.Hal ini disampaikan Ulil di depan kantor JIL yang beralamat di Jalan Utan Kayu No. 68-H, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/8/2005)."Saya cabut dan saya minta maaf. Tapi saya tetap mengkritik soal itu," ujarnya.Pada 1 Agustus lalu, Ulil menilai argumen MUI terkait fatwa, yang salah satunya mengharamkan aliran Ahmadiyah, sebagai hal yang sangat konyol, tidak masuk akal, dan tolol.Atas pernyataan Ulil, Forum Umat Islam (FUI) berencana melancarkan somasi terhadapnya. FUI juga meminta agar JIL dibubarkan.Bahkan FUI berencana mendatangi kantor JIL usai salat Jumat, namun batal. Padahal ratusan aparat kepolisian, Satpol PP, petugas Banser-Ansor, dan warga sekitar Utan Kayu sudah bersiaga 'menyambut' massa FUI.Begitu mengetahui FUI batal datang, Ulil menghampiri aparat dan warga. Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan dan meminta maaf atas kejadian tersebut, apalagi hingga menimbulkan kemacetan."Saya mohon dukungan karena kita tidak ingin kekerasan. Kita ingin damai," ujarnya.Kalau massa FUI tetap datang? "Kita tidak ingin mereka datang kalau ingin melakukan kekerasan. Kita ingin dialog. Kalau mereka datang, kami yakin mereka tidak akan bertindak yang tidak baik. Saya punya prasangka yang baik kepada mereka," kata Ulil.
(sss/)











































