DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 14:56 WIB

Tifatul: Kiai Ma'ruf Amin Ulama Besar, Jangan Di-bully

Tsarina Maharani - detikNews
Tifatul: Kiai Maruf Amin Ulama Besar, Jangan Di-bully Tifatul Sembiring (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring menyarankan KH Ma'ruf Amin mengundurkan diri dari posisi Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tapi Tifatul mengimbau agar tidak ada bully terhadap Ma'ruf Amin terkait posisinya yang juga ikut maju Pilpres 2019.

"Kalau dicalonkan bagusnya mundur (dari posisi di MUI, red) supaya tidak tercampur ini. Saya juga imbau semua pihak jangan menghujat ulama. Pak Kiai Ma'ruf ini ulama besar, jadi jangan di-bully. Kalau saya ini bully sajalah, tapi ulama jangan," ujar Tifatul kepada wartawan di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018).



Soal posisi Ma'ruf Amin, Waketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan akan dilakukan pembahasan. Akan dipastikan aturan yang mengikat soal posisi di MUI terkait pencalonan Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi.

"Belum dibahas. Ini kebetulan banyak pengurus yang berangkat haji, jadi kami belum bisa menyelenggarakan rapat untuk itu," kata Zainut terpisah.

Pembahasan, ditegaskan Zainut, akan mengkaji aturan dalam Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI. Hal ini untuk menyesuaikan keputusan terkait posisi Ma'ruf yang maju Pilpres 2019.

Selain MUI, PBNU menggelar rapat Mustasyar membahas posisi Ma'ruf Amin sebagai Rais Aam. Ketum PBNU Said Aqil Siroj menegaskan posisi Rais Aam tidak boleh merangkap jabatan politik.



Tonton juga video: 'Mahfud MD Buka-bukaan, Zulhas: Kubu Sebelah Banyak Intriknya'

[Gambas:Video 20detik]


(fdn/bpn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed