Pemerintah Sambut Baik Pemberian Lahan Bagi Mantan GAM
Jumat, 05 Agu 2005 18:33 WIB
Jakarta - Rencana Pemkab Bireun, NAD, untuk menyediakan lahan garapan bagi para mantan anggota GAM disambut baik oleh pemerintah pusat. Pemerintah berharap pemkab lainnya di Aceh melakukan hal serupa."Itu inisiatif lokal yang bagus sekali," kata Menkominfo Sofyan Djalil usai sidang kabinet di kantor Presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2005).Kebijakan menarik para mantan anggota GAM yang meletakkan senjata, untuk kembali ke tengah masyarakat merupakan bagian dari kerangka reintegarsi di Aceh. Namun, Sofyan tak secara tegas mengakui pemberian konpensasi itu bagian dari perjanjian Helshinki."Ini masih wacana. Tapi intinya, supaya orang-orang GAM dan masyarakat dapat kembali menyatu," kata anggota delegasi TIM RI untuk perundingan Helshinki tersebut.Untuk diketahui, Pemkab Bireun berencana memberikan bantuan ekonomi bagi para mantan anggota GAM pasca penandatanganan perjanjian damai 15 Agustus 2005 mendatang. Pemkab Bireun akan menghibahkan lahan perkebunan sawit seluas 1.000 ha.Selama berlangsungnya konflik beberapa tahun terakhir, perkebunan miilk pemerintah itu ditinggalkan para penggarapnya, yang merupakan warga sekitar. Pasalnya, areal tersebut menjadi salah satu basis pertahanan GAM di Bireun dan sering terjadi kontak senjata antara TNI-GAM.
(fab/)











































