Gelar Aksi, MMI Solo Desak Pembubaran Ahmadiyah

Gelar Aksi, MMI Solo Desak Pembubaran Ahmadiyah

- detikNews
Jumat, 05 Agu 2005 17:46 WIB
Solo - Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) LPD Solo menggelar aksi demo. Mereka mendesak kepada Pemerintah untuk segera membubarkan aliran Ahmadiyah yang telah difatwa sesat oleh MUI. Mereka juga menjamin akan berada di barisan paling depan jika ada pihak yang melawan pembubaran itu.Aksi yang diikuti sekitar 300 orang tersebut digelar di Bundaran Gladag, Jumat (5/8/2005). Selain anggota MMI, ikut bergabung pula dalam aksi itu para santri dari Al-Mukmin, Ngruki. Mereka menyatakan secara tegas mendukung fatwa-fatwa yang dikeluarkan MUI, termasuk fatwa yang menyatakan bahwa Ahmadiyah adalah aliran sesat dan menyesatkan.Bahkan mereka secara tegas menyebut bahwa Ahmadiyah telah murtad dan tidak bisa ditolerir lagi keberadaanya dalam ajaran Islam. Karena itu, menurut mereka, Pemerintah harus segera menindaklanjuti fatwa tersebut dengan melarang dan membubarkan Ahmadiyah di Indonesia.Dalam aksi tersebut mereka mengecam sikap dan pernyataan sejumlah tokoh dari Aliansi Masyarakat Madani. Menurut MMI Solo, dengan berbagai dalih yang disampaikan oleh aliasi itu untuk menolak fatwa MUI justru membingungkan, menyesatkan dan memecah belah ummat."Kami berada di belakang MUI dan siap melawan mereka yang menolak 11 fatwa-fatwa tersebut. Kami siap melayani mereka dengan berbagai cara, baik itu betuk debat terbuka maupun bentuk jihad fi sabilillah. Kami siap menghadapi mereka di barisan paling terdepan," kata Adi Basuki, korlap aksi.Selain membawa poster yang bernada desakan kepada Pemerintah, mereka juga membawa poster-poster bernada kecaman terhadap para para tokoh aliansi. Misalnya ada poster berbunyi 'JIL Antek Amerika', 'Ulil dan JIL Perusak Aqidah Ummat', 'Fatwa MUI Harus Didukung Persetan Dengan Gus Dur', 'Fatwa MUI benar, Fatwa GusDur Sesat' dan lain-lainnya. (nrl/)


Berita Terkait