DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 11:41 WIB

Disindir Prabosan, Gerindra: Kubu Jokowi Jemawa dan Sombong!

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Disindir Prabosan, Gerindra: Kubu Jokowi Jemawa dan Sombong! Andre Rosiade (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Wasekjen Partai Golkar Maman Abdurahman menyindir Partai Gerindra yang mengolah isu kekecewaan Mahfud Md dengan menyematkan label 'Prabosan'. Partai Gerindra menganggap Maman terlalu sombong.

"Pernyataan Saudara Maman terlihat begitu jemawa dan sombongnya kubu Pak Jokowi," ujar anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade, Kamis (16/8/2018).


Prabosan dalam artian Maman adalah pendukung Prabowo yang terus melontarkan argumen membosankan. Andre balik menantang Maman untuk mendorong Presiden Joko Widodo menepati janji kampanye.

"Lebih baik Bung Maman mengingatkan Pak Jokowi sebagai presiden yang Anda dukung untuk segera menepati janji-janji kampanye Pak Jokowi karena sekarang emak-emak di seluruh Indonesia lagi menjerit karena ekonomi susah," sebut Andre.

Harga kebutuhan bahan pokok, kata Andre, saat ini sangat tinggi. Andre menyebut ada fenomena pengangguran yang cukup masif di era Jokowi.

"Saran saya, Bung Maman, daripada sibuk membangun narasi fitnah, lebih baik ingatkan presiden yang Anda dukung untuk segera memenuhi janji kampanyenya," tegas Andre.


Sebelumnya, Maman Abdurahman menyebut pembela Prabowo Subianto yang disebutnya 'Prabocor' kini sudah berganti menjadi 'Prabosan'. Hal itu dikatakan Maman lantaran argumentasi pendukung Prabowo membosankan.

Maman menyampaikan hal tersebut guna menanggapi pernyataan Andre Rosiade yang menilai Jokowi tak punya pendirian saat menentukan cawapres. Menurut Maman, pemilihan KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi sudah melalui pertimbangan partai koalisi.

"Semakin mendekati pemilu, saya melihat para Prabocor berevolusi menjadi Prabosan, karena narasi yang dibangunnya hampir tidak menarik dan membosankan. Argumentasi-argumentasinya cetek dan bahkan tidak produktif, malah semakin menunjukkan kelas calonnya. Saya menanti teman-teman di sana untuk membangun narasi yang bersifat solutif terhadap hal-hal yang mungkin belum bisa diselesaikan oleh pemerintahan era Jokowi dan JK," kata Maman.


Simak Juga 'Prabowo Tak Ingin Ada Orang Miskin dan Kelaparan di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed