Sugiharto Imbau Awak Kabin Garuda Batalkan Mogok

Sugiharto Imbau Awak Kabin Garuda Batalkan Mogok

- detikNews
Jumat, 05 Agu 2005 16:30 WIB
Jakarta - Karyawan PT Kereta Api sudah membatalkan rencana mogoknya, eh kini giliran awak kabin maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang mengancam mogok. Meneg BUMN Sugiharto pun mengimbau mereka tidak mogok. Alasannya, apa yang dituntut masih dalam proses negosiasi."Sebenarnya selama masa negosiasi berlangsung tidak boleh mogok. Masa dikit-dikit mau mogok," kata Sugiharto sebelum mengikuti sidang kabinet di Kantor Presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (5/8/2005).Dijelaskan Sugiharto, inti tuntutan awak kabin Garuda adalah implementasi dari ketentuan UU Tenaga Kerja. Yakni masalah jam kerja, penyesuaian gaji dan upah lembur. Itu adalah masalah internal manajemen yang sudah berlangsung sejak 2002. Sejauh sejauh ini Kementerian Negara BUMN selaku pemegang saham tidak akan ikut campur selama manajemen Garuda tidak memintanya. "Beberapa kali ada pertemuan antara manajemen dengan serikat kabin kru. Kita tunggu saja hasilnya. Mudah-mudahan dalam satu dua hari ada kesepakatan," katanya.Ancaman mogok ini disampaikan Ketua Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia Zaenuddin Malik dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (4/8/2005) kemarin. Sekitar 700 pramugari dan pramugara Garuda akan mogok kerja selama tiga hari sejak 12 Agustus dini hari hingga 14 Agustus tengah malam.Aksi mogok ini sebagai buntut tidak terfasilitasinya perjanjian kerja khusus sebagaimana pegawai unit lain. Selama ini terdapat beberapa ketimpangan seperti jam kerja awak kabin yang bisa mencapai 21 jam sehari dan tidak dihitung sebagai lembur. Selain itu, bekerja pada hari libur nasional yang tidak mendapat kompensasi berupa upah tiga kali lipat sebagaimana Keputusan Menteri Tenaga Kerja, diutangkannya biaya perjalanan dinas hingga 21 hari, dan jumlah cuti tahunan yang masih di bawah minimum UU Tenaga Kerja Indonesia. (gtp/)


Berita Terkait