Diam-diam Inggris Pernah Bantu Israel Bikin Bom Nuklir

Diam-diam Inggris Pernah Bantu Israel Bikin Bom Nuklir

- detikNews
Jumat, 05 Agu 2005 11:16 WIB
Jakarta - Inggris diam-diam ternyata pernah membantu Israel dalam pembuatan bom nuklir. Ini dilakukan Inggris dengan menjual 20 ton deuterium atau air berat, bahan penting untuk pembuatan bom nuklir kepada Israel.Transaksi rahasia itu dilakukan pada tahun 1958 silam. Demikian menurut dokumen-dokumen resmi yang ditemukan Newsnight dalam Arsip Nasional Inggris, seperti dilansir Aljazeera.com, Jumat (5/8/2005).Fakta ini mengagetkan sejumlah mantan pejabat AS. Robert McNamara, Menteri Pertahanan AS semasa pemerintahan Presiden John F Kennedy, mengaku terkejut dengan temuan itu. Apalagi ternyata selama ini Inggris merahasiakan hal tersebut dari sekutu dekatnya, AS."Fakta bahwa Israel berusaha mengembangkan bom nuklir tidaklah mengejutkan, namun bahwa Inggris memasok Israel dengan air berat itu benar-benar mengagetkan saya," tutur Mcnamara.Terlebih lagi saat itu, pemerintah AS dengan tegas menolak menjual air berat kepada Israel."Sangat mengejutkan bagi saya karena kami tidak diberitahu, mengingat kami sangat erat berbagi informasi mengenai bom nuklir dengan Inggris," imbuh mantan petinggi AS itu.Dalam dokumen tersebut terungkap bahwa keputusan Inggris menjual air berat senilai 1,5 juta poundsterling, yang digunakan dalam produksi plutonium itu, diambil tanpa izin pemerintah Inggris saat itu yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Harold Macmillan.Keputusan penjualan deuterium itu ternyata dilakukan oleh sejumlah pejabat pemerintah, khususnya di Kantor Luar Negeri dan Otoritas Tenaga Atom Inggris. Belum diketahui bagaimana tanggapan pemerintahan PM Tony Blair dan Presiden AS George W Bush menyangkut temuan ini. (ita/)


Berita Terkait