DetikNews
Selasa 14 Agustus 2018, 13:35 WIB

Cerita Warga Cilegon Antre 6 Jam demi Air Bersih

M Iqbal - detikNews
Cerita Warga Cilegon Antre 6 Jam demi Air Bersih
Cilegon - Warga di Cipala, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Cilegon, mengalami kekeringan sejak 2 bulan lalu. Untuk mendapatkan air, warga harus antre hingga 6 jam.

Selain antre, warga Cipala harus berjalan kaki ke sumber air yang jaraknya sekitar 500 meter dari permukiman. Sumber air berada di bawah permukiman untuk menuju lokasi sumber air. Warga mesti turun-naik karena wilayah tersebut merupakan daerah pegunungan.
Cerita Warga Cilegon Antre 6 Jam Demi Air Bersih

"Ngantrenya dari pagi, ngantre dari jam 04.00 subuh baru dapat giliran jam 12.00 (siang) ini," kata salah seorang warga Cipala, Rumsiah (50), kepada wartawan, Selasa (14/8/2018).

Ada 3 sumber air, yakni Sumur Gede, Sumur Bebunglang, dan Sumur Rau. Tiga sumber air itu saat ini mengalami kekeringan. Ketiganya dimanfaatkan warga yang berada di 4 RT di Cipala.

Rumsiah mengatakan dirinya membawa 7 jeriken air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia baru mendapat giliran sekitar pukul 12.00 WIB setelah antre pada pukul 04.00 WIB dini hari.
Cerita Warga Cilegon Antre 6 Jam Demi Air Bersih

"Seharinya itu ngantrenya itu ada 3-10 orang yang ngantre, satu orang ada yang bawa 6 sampai 7 jeriken," ujarnya.

Daerah Cipala menjadi langganan kekeringan setiap kali musim kemarau tiba. Biasanya, kekeringan akan berakhir pada Oktober.

Hingga saat ini, baru satu kali bantuan air datang dari Pemerintah Kota Cilegon. Itu pun, kata dia, hanya 2 tangki air dan cukup untuk warga yang berada di 3 RT.




Tonton juga video: 'Warga Ciamis Kesulitan Air Bersih'

[Gambas:Video 20detik]


(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed