DetikNews
Selasa 14 Agustus 2018, 12:12 WIB

Median: SBY-JK Sama-sama Kecewa

Elza Astari Retaduari - detikNews
Median: SBY-JK Sama-sama Kecewa JK saat bertemu SBY. (Rina Atriana/detikcom)
Jakarta - Jusuf Kalla dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut akan menjadi ketua tim penasihat di timses pasangan capres-cawapres masing-masing. Kedua tokoh yang pernah berpasangan sebagai presiden dan wapres itu dinilai sama-sama memendam kekecewaan.

Wapres JK telah menyatakan kesiapannya menjadi ketua tim penasihat timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin, sedangkan SBY sebagai Ketum Partai Demokrat disebut akan masuk tim penasihat tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. JK dan SBY diprediksi akan lebih banyak menahan diri.

"Karena dua-duanya sama-sama dikecewakan. JK kecewa dengan Jokowi karena tidak bisa lanjut. SBY kecewa dengan Prabowo karena AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) gagal menjadi cawapres," ujar Direktur Eksekutif Median Rico Marbun dalam perbincangan, Selasa (14/8/2018).


Rico menilai JK dan SBY akan 'bermain' menunggu saja dan melihat saja jagoan masing-masing bertarung. Setelah ada perkembangan terbaru, barulah mereka nantinya akan bersikap.

"Menunggu siapa yang akan lemah, barulah saat itu leverage (pengaruh) SBY dan JK tinggi dan mereka akan tentukan sikap," sebut Rico.

Dia melihat plus dan minus kubu Jokowi dan Prabowo. Rico menganalisis kelebihan dan kelemahan tiap pasangan.

"Tim Prabowo terlihat akan fokus pada isu identitas. Tapi tim Jokowi dengan kehadiran Ma'ruf Amin sudah ready. Secara teritorial juga Jokowi memiliki infrastruktur yang lebih masif," tuturnya.


"Salah satunya yang bisa menyakiti Jokowi ialah seberapa jauh krisis ekonomi akan terjadi. Kalau rupiah tidak bisa ditahan sampai April alias jebol, Jokowi bisa goyah," imbuhnya.

JK dan SBY sebagai tokoh yang dihormati untuk saat ini dianggap masih wait and see. Keduanya pun dinilai memiliki fokus yang berbeda.

"Jadi risiko yang diambil baik oleh JK maupun SBY sekarang terlalu besar dibanding dengan gain atau hasil yang sementara tersedia. Jadi saya lihat mereka akan tunggu. SBY akan fokus di pileg sementara JK akan berhitung bagaimana mengamankan masa depan," papar Rico.


PKB Usul JK Jadi Dewan Penasihat Jokowi-Ma'ruf Amin, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed