Ribuan Kader PKS Kepung Pengadilan Tinggi Jawa Barat
Jumat, 05 Agu 2005 10:29 WIB
Bandung - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak bisa menerima putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Barat yang menganulir kemenangan Nur Mahmudi Ismail dalam Pilkada Depok. Untuk memprotes putusan ini, ribuan kader PKS di Bandung mendatangi kantor PT Jawa Barat. Mereka tiba di Kantor PT Jawa Barat, Jl. Dipatiukur, Bandung, sekitar pukul 09.30 WIB, Jumat (5/8/2005). Sebelumnya, mereka berkumpul di depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro. Setelah melakukan doa bersama, mereka kemudian long march menuju kantor PT Jawa Barat yang berjarak sekitar 400 meter dari Gedung Sate itu. Aksi ini diikuti oleh kaum lelaki dan perempuan pendukung PKS. Kaum perempuan sebagian besar mengenakan jilbab putih. Sebagian dari massa juga tampak membawa anak-anak mereka. Hingga pukul 10.00 WIB, mereka masih berkumpul di depan Kantor PT Jawa Barat. Aksi berlangsung meriah. Teriakan 'Allahu Akbar' juga bergema berkali-kali. Sejumlah petugas keamanan PT Jawa Barat siaga. Pintu gerbang ditutup rapat. Sementara aparat kepolisian hanya terlihat beberapa personel yang mengatur lalu lintas di depan kantor tersebut. Sejumlah spanduk dan bendera PKS dibawa para peserta aksi. Dilihat dari spanduknya, para kader PKS ini memprotes keputusan PT Jawa Barat yang menganulir kemenangan Nur Mahmudi Ismail sebagai Walikota Depok dan memenangkan calon dari Partai Golkar, Badrul Kamal. Spanduk-spanduk yang mereka bawa, antara lain bertuliskan 'Kami Rindu Peradilan yang Bersih' dan 'Stop Mafia Peradilan.' Menurut Ahmad Rukyat, anggota DPRD Jawa Barat dari FPKS, rencananya pihaknya meminta bertemu majelis hakim yang memutuskan masalah ini. "Kami ingin mempertanyakan mengapa hakim bisa membuat keputusan seperti itu," kata dia. Menurut dia, dalam membuat putusan yang menambah perolehan suara untuk Badrul Kamal, PT Jawa Barat hanya didasarkan pada asumsi-asumsi dan klaim sepihak.
(asy/)











































