Wakil Ketua DPD Muqowam hingga Relawan Beri Dukungan ke Rumah Ma'ruf

Wakil Ketua DPD Muqowam hingga Relawan Beri Dukungan ke Rumah Ma'ruf

Eva Safitri - detikNews
Senin, 13 Agu 2018 13:06 WIB
Wakil Ketua DPD Muqowam hingga Relawan Beri Dukungan ke Rumah Maruf
Foto: Wakil Ketua Bidang III DPD RI Akhmad Muqowam di rumah KH Ma'ruf Amin. (Eva-detikcom)
Jakarta - Kerabat hingga relawan Jokowi mendatangi rumah KH Ma'ruf Amin di Jakarta Utara. Mereka memberi dukungan ke Ma'ruf yang dipilih Jokowi jadi Cawapres.

Pantauan detikcom, relawan Jokowi yang tergabung dalam The President Center tiba di rumah Ma'ruf Amin di Jalan Lorong 27, Koja, Jakarta Utara, pukul 10.00 WIB, Senin (13/8/2018). Di antaranya ada Ketua The President Center Jusuf Rizal dan sejumlah anggotanya seperti Lukman Hakim.


Jusuf Rizal mengatakan mereka akan membahas strategi pencapresan. Dia menyebut The President Center punya jaringan di 34 provinsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita membahas beberapa daerah dengan kantong yang lemah untuk diperkuat melalui President Center karena Presiden Center ini sudah ada jaringan di 34 provinsi di 470 kabupaten/kota," ujar Jusuf.

Wakil Ketua DPD Muqowam hingga Relawan Beri Dukungan ke Rumah Ma'rufFoto: Ketua The President Center Jusuf Rizal (peci putih) di rumah KH Ma'ruf Amin. (Eva-detikcom)

Selain itu, Wakil Ketua Bidang III DPD RI Akhmad Muqowam juga menyambangi rumah Ma'ruf pada pukul 10.41 WIB. Ma'ruf mengaku kedatangannya sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

"Saya kan Ketua Umum Ikatan Alumni Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia, dengan ini datangi Rais Aam kami, KH Ma'ruf Amin kan sebagai mana publik tahu sebagai calon wakil presiden, saya dan dan teman-teman PMII sudah pasti harus berada di belakang beliau," ujar Muqowam.

Muqowam mengatakan tidak ada hal serius yang dibicarakan. Dia hanya menyampaikan dukungannya kepada Ma'ruf.

"Oh nggak, jadi kan memberikan ketenangan kepada beliau. Dia kan mau naik haji. Jadi karena itu kita ngomong nggak serius-serius, makanya ngomongnya juga tidak terlalu lama yang penting bahwa saya sowan, 'begini kiai, kita mesti siap berada di belakang beliau' itu saja," jelasnya.


Selain itu, Muqowam menanggapi aktivis Ratna Sarumpaet yang mempersoalkan usia Ma'ruf sebagai cawapres. Menurut Muqowam, itu merupakan penilaian subjektif Ratna.

"Itu subjektif lah. Saya kira soal usia itu ada orang yang lebih usianya 103 tahun masih ada, profesinya macam-macam, profesi politik itu adalah profesi yang memang tidak ada sekolahnya, siapapun bisa jadi politisi tapi yang paling sulit adalah menjadi kiai. Tidak semua orang bisa," ucapnya.

Sebelumnya Ratna Sarumoaet menuliskan kegelisahan atas majunya Ma'ruf Amin menjadi cawapres lewat akun Twitternya @RatnaSpaet. Ada tiga cuitan tentang Jokowi dan Ma'ruf Amin yang dia unggah. Salah satunya soal 'Menolak Lupa Fatwa MUI' yang juga ramai dibahas netizen.

"Ya buat apa Ma'ruf Amin diambil sebagai wapres, secara usia uzur sakit pula, sakit jantung, lemah jantung kan dia. Orang boleh dong, aku bertanya-tanya dong, di politik kan mau apa," kata Ratna kepada detikcom, Sabtu (11/8).



Tonton juga video: 'Sederet Nama Sekjen Parpol Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf'

[Gambas:Video 20detik]

(idh/idh)


Berita Terkait