Monorel Jakarta Gunakan Teknologi dari Siemens
Jumat, 05 Agu 2005 03:17 WIB
Jakarta - Satu-persatu hambatan pembangunan monorel di Jakarta berjatuhan. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso akhirnya memilih teknologi straddle type yang diajukan Siemens.Keputusan ini dikeluarkan dalam rapat penentuan teknologi untuk Proyek Jakarta Monorail di Gedung Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta (4/8/2005).Keputusan ini didasarkan pertimbangan atas beberapa faktor utama yang mencakup biaya konstruksi, ketepatgunaan penerapan teknologi tersebut, jadwal pembangunan, serta pengalaman pihak-pihak terkait dalam proses pembangunan proyekinfrastruktur berskala serupa. Tentu saja Siemens tidak sendirian. Perusahaan ternama ini bergabung dalam Konsorsium Indonesia yang terdiri dari PT INKA, PT Bukaka, dan PT LEN Industri (Persero). Teknologi dari Konsorsium Indonesia ini telah mengalahkan proposal dari ROTEM (Korea) dan Hitachi. "Selain pertimbangan komersial, keputusan ini sekaligus menunjukkan bentuk nyata untuk menyediakan prasarana transportasi umum yang handal dan terjangkau oleh masyarakat umum di Jakarta," kata Sukmawaty Syukur, Direktur PT Jakarta Monorail, dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (4/8/2005) malam.Sukma merinci dipilihnya teknologi ini karena harga yang lebih murah sehingga tidak harus mengandalkan penghasilan non-tiket. Selain itu, teknologi monorail straddle type ini sudah teruji selama 40 tahun. "Penggunaan teknologi ini telah mendapat pertimbangan dan rekomendasi dari perusahaan MTRC Hong Kong dan konsultan Mott MacDonald dari Inggris," jelas Sukma.Dirinya memprediksi pada tahun 2007 Green Line sudah dapat beroperasi dan pada tahun 2008 semua jalur, termasuk Blue Line sudah akan beroperasi. Target penyelesaian ini juga telah pula didukung Menteri Perhubungan Hatta Rajasa dan Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman. "Penerapan teknologi ROTEM akan membutuhkan waktu pembuatan desain konstruksi yang berbeda dan penyesuaian footprint di lapangan yang diperkirakan memakan waktu minimal 6 bulan," rinci Sukma.
(ton/)











































