"Ketua Umum orang yang sangat cermat, tidak pernah salah, tidak pernah grasa-grusu (terburu-buru). Nggak salah tanda tangan, karena beliau tidak mungkin tidak baca, kenapa terlambat? Bukan terlambat. Saya punya jadwal Majelis Tinggi Paripurna itu memang sidangnya hari Jumat pukul 09.00 WIB," kata Roy saat diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkara teman-teman sudah deklarasi di Kertanegara, kami memang ditunggu dan kami mau mengirim perwakilan, tapi kami tidak mau mendahului MTP," ungkapnya.
Sementara itu, Roy mengatakan matangnya keputusan yang dibuat Demokrat tergambar saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum. Sebab, dalam proses penyerahan berkas tersebut, tidak ada satu pun dokumen partai koalisi Prabowo yang ditolak oleh panitia.
"Silakan teman-teman lihat saja di KPU kemarin siapa yang datanya paling lengkap. Ketika kami di KPU itu, tidak ada yang ditolak, sudah lengkap, ada 5 logo cap partai maksudnya saya 4 partai pengusung satu pendukung, semuanya lengkap, tidak ada yang ditolak. Kalau di sebelah kan saya dengar ada 2 yang dicoret," imbuhnya.
Tonton juga video: 'PD Siap Ikut Antar Prabowo ke KPU'
(zap/aan)











































