DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 22:43 WIB

Sandiaga Uno Membiru

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sandiaga Uno Membiru Sandiaga Uno saat deklarasi maju Pilpres 2019. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Dipilih Prabowo Subianto sebagai wakilnya pada Pilpres 2019, Sandiaga Uno tampil dengan baju biru dalam momen-momen penting. Apakah pilihannya itu untuk menghormati PAN dan Partai Demokrat (PD) sebagai kawan koalisi pengusung?

Penampilan Sandi cukup menarik perhatian saat deklarasi bersama Prabowo, Kamis (9/8) malam. Prabowo mengumumkan siap maju bersama Sandiaga pada Pilpres 2019. Gerindra, PKS, dan PAN turut menemani deklarasi tersebut. Namun Demokrat, yang awalnya tak setuju dengan penunjukan Sandiaga, tak hadir saat deklarasi.

Untuk menghormati koalisi yang lain, Sandiaga pun mundur dari Partai Gerindra. Sebab, bila masih menjadi kader partai berlambang kepala garuda itu, formasi Prabowo-Sandi adalah Gerindra-Gerindra.

"Saya meminta beliau mundur dari Partai Gerindra, padahal beliau di Partai Gerindra sudah cukup lama. Sekarang jadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, di bawah saya," kata Prabowo Subianto saat deklarasi di kediamannya, Jl Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018).


Seusai deklarasi, Sandiaga sempat mendatangi kediaman orang tuanya. Masih mengenakan kemeja biru, dia meminta restu untuk maju pada Pilpres 2019.

Lalu, saat mendaftar ke KPU, Sandi juga memilih memakai kemeja biru. Padahal, pagi harinya, Sandi masih memakai baju koko putih saat di Balai Kota. Untuk maju pada Pilpres 2019, Sandi akhirnya memutuskan mundur dari posisi Wagub DKI.

Sebelum mendaftar ke KPU, Sandiaga menunaikan salat Jumat di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, bersama Prabowo dan rombongan. Pada saat itu, ia sudah memakai kemeja biru. Setelah dari Masjid, Sandiaga memilih jalan kaki menuju kantor KPU, yang lokasinya berdekatan dengan Sunda Kelapa.

Saat dimintai konfirmasi mengapa memilih kemeja biru di momen penting dalam proses pendaftaran pilpres, Sandiaga hanya menjawab singkat. Ia lebih banyak senyum-senyum penuh rahasia.

Sandiaga Uno MembiruPrabowo-Sandiaga saat mendaftar ke KPU. (Rengga Sancaya/detikcom)

"Ada, deh. Kan biru itu sejuk. Pemilunya juga harus sejuk. Biru menggambarkan kesejukan, ya," ujar Sandi seusai pendaftaran di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Warna biru ini identik dengan warna dua parpol pengusung Prabowo-Sandi, yakni Partai Demokrat (PD) dan PAN. Sikap Sandi pun membuat spekulasi bermunculan. Pertama adalah karena Sandi ingin menghormati PD, yang sempat tidak setuju dengan penunjukannya sebagai cawapres Prabowo. PD ingin kadernya, Agus Harimurti Yudhyono (AHY), menempati posisi itu.

Sementara itu, PAN membuka opsi agar Sandi bergabung ke partai mereka. Alasannya adalah agar Sandi tidak terkesan menjadi bagian Gerindra, sama seperti Prabowo.

"Tentu memang ada pertimbangan soal Mas Sandi masih di Gerindra. Kalau Gerindra-Gerindra mungkin akan susah begitu ya masyarakat. Jadi kita lihat apakah nanti Mas Sandi akan mengundurkan diri dari Gerindra, masuk PAN atau bagaimana, kita tunggulah," ucap Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo.

Sementara itu, Waketum Gerindra Fadli Zon seolah ingin menegaskan Sandi tak akan bergabung dengan partai mana pun setelah mundur dari partainya. Dia menegaskan posisi Sandi saat ini adalah cawapres independen.


"Pak Sandiaga sudah mengundurkan diri dari Partai Gerindra. Jadi beliau ya sekarang sebagai calon independen. Artinya, seorang yang punya background profesional, seorang pelaku usaha, pelaku bisnis gitu ya, pelaku ekonomi. Dan saya kira ini bisa diterima oleh partai-partai koalisi," tutur Fadli Zon di kediaman Prabowo, Jumat (10/8).

Hal senada ditegaskan Sandiaga. Dia pun menyatakan komitmennya untuk serius masuk dunia politik.

"Alhamdulillah, sekarang saya independen. Saya berkomitmen, saat masuk ke dunia politik, saya berfokus dan meninggalkan dunia bisnis," tegasnya.

Dia juga melempar canda harus dipecat dari dua posisi atas keputusannya jadi cawapres Prabowo. "Dipecat sebagai wakil gubernur dan disuruh berhenti dari Gerindra," kata Sandi.

Malam ini, Sandiaga keluar dari rumahnya masih memakai kemeja biru. Ia bertandang ke kediaman Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (Ical).
(elz/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed