PT KA Malang Dukung Mogok Nasional 8-10 Agustus

PT KA Malang Dukung Mogok Nasional 8-10 Agustus

- detikNews
Kamis, 04 Agu 2005 17:32 WIB
Malang - Rencana mogok nasional karyawan PT KA pada 8 - 10 Agustus mendatang mendapat dukungan penuh dari 190 karyawan PT KA di Malang.Seluruh karyawan PT KA yang ada di Malang akan mengikuti aksi mogok massal dengan cara tidak mengoperasionalkan lokomotif, gerbong penumpang dan gerbong barang. Namun aktivitas lain seperti perbaikan, perawatan maupun administrasi tetap akan dikerjakan seperti biasanya. "Kita akan tetap bekerja. Yang dihentikan hanya operasional layanan masyarakat," ujar Kepala Stasiun Kota Malang, Goenardi kepada wartawan di kantornya, Kamis (4/8/2005).Karyawan PT KA Malang sudah menyampaikan aspirasi ke pimpinan Daops VIII Surabaya. Isinya mendukung tuntutan pegawai KA untuk minta penambahan penghasilan termasuk jaminan hari tua. Pegawai PT KA di Malang hanya mendapatkan pensiunan berupa polis dan Jamsostek yang nilainya tidak besar."Pegawai PT KA Malang keseluruhan berjumlah 190 pegawai, dari jumlahtersebut 60 karyawan sudah hampir pensiun," terangnya.Stasiun Kota Malang dalam satu hari melayani pemberangkatan kereta api penumpang mencapai 24 kali pemberangkatan. Kereta api tersebut melayani jurusan Blitar, Surabaya dan Jakarta untuk kelas ekonomi, serta jurusan Jakarta dan Banyuwangi untuk kelas eksekutif dan bisnis.Dari 24 pemberangkatan tersebut, jumlah penumpang dari stasiun kota malang mencapai 12 ribu setiap hari. Sedangkan untuk angkutanBBM, jadwal angkutan mencapai 20-30 tangki dengan rata-rata volume BBM sekitar 35 ribu liter per tangki Kepala Stasiun Kota Malang meminta maaf kepada masyarakat pengguna kereta jika nantinya merasa terganggu dengan adanya aksi mogok. "Bagi masyarakat yang biasa menggunakan jasa angkutan kereta, untuk sementara bisa menggunakan angkutan lain. Sedangkan untuk angkutan BBM, Pertamina sementara bias mencari angkutan lain untuk menghindari terhambatnya pasokan BBM," jelas Goenardi. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads