Hubungan RI-AS Diharap Membaik, Termasuk Embargo Militer

Hubungan RI-AS Diharap Membaik, Termasuk Embargo Militer

- detikNews
Kamis, 04 Agu 2005 17:24 WIB
Jakarta - Salah satu anggota Kongres AS berharap beberapa tahun ke depan akan adaperubahan dramatis dalam hubungan antara RI dan AS, termasuk yang menyangkut masalah embargo peralatan militer."Kita sudah memiliki kepercayaan yang besar kepada Kementerian Pertahanan Indonesia. Kita berharap beberapa tahun ke depan akan ada perkembangan dramatis. Dan itu semua menjadi saksi dari apa yang telah dilakukan Menhan," jelas Ketua Kaukus Kongres AS-Indonesia Robert Wexler kepada wartawan usai bertemu Menhan Juwono Sudarsono di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (3/8/2005).Robert menyampaikan hal itu saat ditanya tentang upaya pencabutan embargo yang akan dilakukan pemerintah AS terhadap Indonesia.Mengenai masalah Papua, diakui Robert, di AS memang ada sedikit kesalahpahaman. Sebetulnya, AS sangat mendukung kesatuan NKRI. "Tidak ada 'jika' dan tidak ada 'tetapi'. Kita tidak mendukung gerakan separatisme apa pun di Indonesia," kata dia.Robert yakin hal itu bisa tercapai setelah melihat langkah-langkah yang dilakukan Presiden SBY dan Menhan Juwono Sudarsono dalam menyelesaikan kasus Papua secara adil. Apalagi hal itu tidak hanya terjadi dalam menyelesaikan kasus Papua dan Aceh, tetapi juga daerah lainnya di Indonesia. "Kita sebagai orang Amerika sangat siap membantu Indonesia dengan cara yang pantas," katanya.Saat ditanya, apakah dia bisa menjamin dukungan itu tidak berubah, Robert meyakinkan tidak akan berubah. "Ketika Presiden AS dan Indonesia bertemu, Presiden Bush menyampaikan sikapnya dan kami apresiasi dan berpendapat yang sama bahwa tidak ada perbedaan pendapat soal teritorial Indonesia," katanya.Meski demikian, Robert mengakui juga ada sejumlah orang yang berbeda pendapat soal ini. "Seperti di Indonesia, di sana juga ada demokrasi. Tapi yang jelas tidak ada perbedaan pendapat. Kita mendukung integrasi Indonesia," tandasnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads