"Dari empat orang yang hanyut di sungai Asahan, dua di antaranya sudah diketemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolsek Bandar Pulau, AKP Viktor Simanjutak dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (10/8/2018).
Simanjuntak menjelaskan, korban petama yang ditemukan mahasiswi atas nama Maya Daulay (21) pada Kamis (9/8) pukul 22.00 WIB. Lokasinya sekitar 5 km dari lokasi hanyut di tempat rekreasi Bedeng di Dusun III Desa Marjanji Aceh, Aek Songsongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya yang menemukan ini warga yang lagi mencari ikan. Selanjutnya warga melaporkan Polsek Pulau Raja, selanjutnya berkoordinasi ke Polsek Bandar Pulau," kata Viktor.
Setelah jasad diangkut dari sungai, korban dibawa ke Puskesmas Pulau Raja untuk dilakukan visum et repertum.
"Kemudian jasad korban kita serahkan ke pihak keluarganya. Pihak keluarga membenarkan jika korban bernama Maulidia. Korban dibawa pulang ke kampung halamanya di Kab Deli Serdang," kata Viktor.
Sebagaimana diketahui, pada Rabu (8/8) sore 14 mahasiswa asal Universitas Muslim Nusantara di Medan datang ke tempat pemandian di Bedeng, Desa Marjanji Aceh. Mahasiswa ini ingin rekreasi sejenak usai melaksanakan KKN di Desa Umbut-umbut Kab Asahan. Mereka datang ditemani warga desa tempat mereka KKN.
Saat mereka mandi di sungai, awalnya dua orang hanyut terbawa arus. Tiga rekannya mencoba menolong, tapi akhirnya turut hanyut. Salah seorang warga desa setempat, mencoba menolong di antara mereka. Satu mahasiswa yang sudah terbawa arus 150 meter, berhasil diselamatkan warga.
Dari empat yang hanyut, sudah dua korban diketemukan. Dua lagi atas nama Dwihadi Mahendra (21) dan pelajar SMP Fery belum diketemukan.
Tonton juga video: 'Aiman Ditemukan Tewas Tenggelam di Kali Glodok'
(cha/asp)










































