3 Kecamatan di Lombok Utara Masih Perlu Tenda dan Air Bersih

3 Kecamatan di Lombok Utara Masih Perlu Tenda dan Air Bersih

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Jumat, 10 Agu 2018 12:11 WIB
3 Kecamatan di Lombok Utara Masih Perlu Tenda dan Air Bersih
Kondisi di Lombok Utara (Foto: Grandyos Zafna)
Lombok Utara - Pengungsi korban gempa di Lombok Utara masih kekurangan tenda dan air bersih. Kondisi itu terjadi Kecamatan Bayan, Kayangan dan Gangga.

"Terkait masalah air, tenda, trauma healing untuk masalah terpencil, khususnya yang kami perhatikan adalah yang paling prioritas di bayan, kayangan, dan gangga, itu yang terjauh dan mendekati episentrum gempa," kata Dansatgas Penanggulangan Gempa Lombok, Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani di halaman kantor Bupati Lombok Utara, Jumat (10/8/2018).

Selain kondisi itu, pengungsi di Lombok juga tersebar menjadi kelompok-kelompok kecil. Hal itu menyulitkan tim gabungan untuk melakukan pendataan secara valid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Satu sisi memang pengungsi belum terdata dengan maksimal karena teman-teman pengungsi tidak terlokalisir pada satu titik, tapi mereka banyak yang lebih suka tinggal di rumah masing-masing. Jadi pendataan kami masih terus berjalan," ujarnya.

Wilayah Lombok Utara merupakan wilayah yang paling rusak akibat gempa berkekuatan 7 SR dan 6,2 SR dalam sepekan terakhir. Banyak warga mengungsi di tenda-tenda darurat di sekitar rumah mereka.

Berdasarkan data BPBD hingga Kamis (9/8), jumlah korban tewas mencapai 259 orang. Jumlah itu masih akan bertambah.



"Jumlah 259 orang meninggal dunia adalah korban yang sudah terverifikasi. Data ini masih akan terus bertambah mengingat tim SAR masih menemukan korban di reruntuhan bangunan dan masih diidentifikasi. Diduga korban masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang belum dievakuasi. Ada juga laporan dari aparat daerah yang menyatakan adanya korban meninggal di daerah sebelumnya dan sudah dimakamkan tetapi belum didata dan dilaporkan ke posko sehingga data korban meninggal dunia akan bertambah," ujar kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan, Kamis (9/8/2018).


Saksikan juga video 'Tolong! Anak-anak di Pengungsian Lombok Butuh Susu dan Obat-obatan':

[Gambas:Video 20detik]

(abw/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini