ART asal Kupang, Adelina Ebabu (31) ditemukan warga di pinggir jalan dalam kondisi menyedihkan pada Kamis (9/8) sekitar pukul 15.30 WIB. Oleh warga, korban kemudian di erahkan ke Sekdes Durin Tonggal, Metius Sembiring.
Korban mengaku, kabur dari rumah majikannya karena tidak tahan mendapat siksaan yang dilakukan istri dan anak majikannya. Di tubuh korban juga terlibat bekas tanda kekerasan fisik. Salah satunya di bagian leher bekas tusukan benda tajam. Kasus kekerasan ini sudah di laporkan ke Polsek Pancur Batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban pagi ini akan kita jemput dan akan kita bawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan medis. Karena kondisinya sangat memprihatinkan," kata Faidir, Jumat (10/8/2018).
Dari hasil pemeriksaan, korban masih dalam kondisi trauma dan belum bisa ditanyai.
"Korban juga masih bingung dan tidak tahu apakah dia disiksa di rumah majikan atau di penampungan. Karena di rumah tersebut ramai orang, dan yang diingatnya mereka pakai bahasa Indonesia," tambahnya.
Faidir mengatakan, korban berada di Medan sudah delapan bulan. " Dia bilang sudah 8 bulan di Medan," jelasnya. (asp/asp)











































