Polri Perlu Reformasi Keuangan

Buntut 15 Rekening Mencurigakan

Polri Perlu Reformasi Keuangan

- detikNews
Kamis, 04 Agu 2005 13:46 WIB
Jakarta - Polri diminta melakukan reformasi manajemen keuangannya. Munculnya berita tentang 15 rekening mencurigakan milik anggota Polri menunjukkan pentingnya reformasi dilakukan.Bahkan Menneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati dalam seminar Membenahi Manajemen Keuangan Kepolisian Negara RI di Hotel Four Seasons, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (4/8/2005), optimistis Polri mampu melakukan hal itu. "Berita soal rekening itu telah menjelaskan kepada masyarakat betapa dibutuhkannya reformasi manajemen keuangan Polri. Selama ini kan itu belum dijalankan sesuai prinsip akuntansi dan manajemen pada umumnya," ungkap Sri Mulyani.Penyempurnaan penganggaran, pencegahan kebocoran, dan efisiensi dalam reformasi manajemen keuangan, dinilai penting untuk meningkatkan kualitas Polri. Sebab reformasi manajemen keuangan adalah reformasi yang berkaitan dengan perubahan fundamental yang riil dalam kultur, sistem, dan kinerja kelembagaan.Dia juga mengatakan, bagian yang tersulit dari reformasi manajemen keuangan adalah upaya menerjemahkan peraturan menjadi sesuatu yang tercermin dalam tindakan, dan upaya ini akan menghadapi banyak tantangan. "Sedikitnya, komitmen terhadap reformasi ini tetap harus ada di tubuh Polri. Dan, saya optimis Polri bisa melakukan reformasi ini," tegas dia. (umi/)


Berita Terkait