Senjata Nuklir Cina Kian Menyita Perhatian AS

Senjata Nuklir Cina Kian Menyita Perhatian AS

- detikNews
Kamis, 04 Agu 2005 13:20 WIB
Jakarta - Persenjataan nuklir Cina kian menyita perhatian Amerika Serikat. Gara-garanya, seorang jenderal berpengaruh di Cina mengancam akan adanya serangan nuklir ke AS jika Cina diserang isu Taiwan.Ancaman Jenderal Zhu Chenghu yang menjabat Dekan Universitas Pertahanan Nasional Cina itu dilontarkan bulan lalu. Beijing memang telah menekankan bahwa statemen tersebut bukanlah pernyataan resmi pemerintah, melainkan hanya pandangan pribadi Zhu.Namun tetap saja AS menganggap komentar Zhu itu sebagai peringatan tidak langsung dari Beijing kepada Washington. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (4/8/2005)."Jika Amerika menarik rudal-rudal dan amunisi mereka ke zona target di wilayah Cina, menurut saya, kami harus merespons dengan senjata nuklir," ancam Zhu waktu itu.Namun pemerintah Cina menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menjadi yang pertama yang menggunakan senjata nuklir dalam kondisi apa pun. Tapi menurut pengamat militer AS, mengingat kekuatan nuklir yang dimiliki Cina, ada kemungkinan negeri itu akan melancarkan serangan atom, bahkan sebelum diserang negara lain.Demikian dituturkan Eric McVadon, mantan atase pertahanan di Kedutaan Besar AS di Beijing. "Jadi kita sebaiknya tidak sepenuhnya mengabaikan kata-kata Jenderal Zhu," tutur McVadon yang kini menjabat direktur lepas di US Institute for Foreign Policy Analysis.Meski telah terpisah, Cina hingga kini tetap menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Cina bahkan pernah mengancam bahwa pihaknya suatu saat nanti mungkin akan berupaya menarik kembali Taiwan ke dalam kekuasaannya, jika perlu dengan kekerasan.Sementara AS, meski mengaku berpegang pada prinsip 'Satu Cina', namun negara adikuasa itu juga bersikap mendua. Buktinya, AS tetap saja menjadi pemasok utama persenjataan Taiwan, meskipun Cina kerap kali memprotesnya. (ita/)


Berita Terkait