Pasangan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 16 Oktober 2017 lalu. Keduanya dilantik usai meraih suara terbanyak dalam putaran kedua Pilkada DKI 2017 mengalahkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
Sekitar 10 bulan berjalan, Anies-Sandi harus berpisah. Sandi bakal mendampingi Prabowo di Pilpres 2019 dan meninggalkan Anies di DKI.
"Gerindra, PKS, dan PAN telah memberi kepercayaan kepada saya dan Saudara Sandiaga Uno untuk maju sebagai calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia," ujar Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (9/8/2018).
"Sandiaga Uno merupakan pilihan yang terbaik dari yang ada, beliau juga berkorban. Beliau bersedia mengundurkan diri dari jabatan wakil gubernur," sambung Prabowo.
Tak cuma mundur dari Wagub DKI, Prabowo meminta Sandi mundur dari jabatannya di Gerindra. Saat ini, Sandi menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.
"Saya meminta beliau mundur dari Partai Gerindra, padahal beliau di Partai Gerindra sudah cukup lama, sekarang jadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, di bawah saya," ucapnya.
Pasangan Prabowo-Sandiaga bakal mendaftar ke KPU hari ini. Rencananya, Prabowo-Sandiaga bakal salat Jumat di Masjid Istiqlal sebelum ke KPU.
Baca juga: Sah! Anies-Sandiaga Resmi Pimpin Jakarta |











































