Karyawan PT KA Yogya Tak Ikut Mogok Massal 8-10 Agustus

Karyawan PT KA Yogya Tak Ikut Mogok Massal 8-10 Agustus

- detikNews
Kamis, 04 Agu 2005 11:37 WIB
Yogyakarta - Mogok nasional karyawan PT KA tampaknya terpecah. Ada yang setuju, ada yang tidak. Yang tidak setuju misalnya karyawan PT KA Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta. Mereka tidak akan ikut-ikutan aksi mogok nasional yang rencananya digelar tanggal 8 - 10 Agustus mendatang. Seluruh karyawan PT KA Daops VI tetap bekerja seperti biasa melayani kepentingan umum.Hal itui dikatakan oleh Kepala Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta Mochammad Bashori kepada detikcom di kantornya Jl Lempuyangan Yogyakarta, Kamis (4/8/2005)."Sesuai rapat kordinasi seluruh jajaran di Daops VI, kita tidak akan ikut mogok nasional. Kita sepakat pelayanan publik khususnya transportasi darat menggunakan kereta api harus tetap berjalan," katanya.Bashori menjamin semua karyawan yang berada di wilayah kerja Daops VI mulai Stasiun Kutoarjo hingga Stasiun Sragen tetap bekerja seperti biasa pada tanggal 8 - 10 Agustus mendatang. Semua kereta api baik menuju barat maupun timur yang berangkat dari Solo Balapan, Stasiun Jebres, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo semua kelas juga tetap beroperasi dan tidak terganggu."Hanya saja kita saat ini terus berkoordinasi dengan Daops lainnya untuk mengantisipasi bila di wilayah lain karyawannya ada yang ikut mogok. Semua kereta yang lewat di Daops VI dijamin juga akan lancar," kata Bashori.Dia mengungkapkan, bila karyawan PT KA ikut mogok, dikhawatirkan justru akan menimbulkan kerawanan karena banyak penumpang yang tidak terangkut. Untuk mengantisipasi hal tersebut, PT KA telah mendirikan beberapa posko di beberapa stasiun-stasiun.Untuk mengantisipasinya, PT KA juga sudah berkoordinasi dengan Organda untuk membantu mengangkut penumpang bila benar-benar terjadi pemogokan."Kita berprinsip semua penumpang yang bertiket harus dilayani seusai haknya dan harus diantar sesuai tujuan," katanya. (nrl/)


Berita Terkait