Siapa Nama Panjang Mahfud Md? Ini Jawabannya

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kamis, 09 Agu 2018 16:54 WIB
Mahfud Md (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Nama Mahfud Md akhirnya dipilih untuk mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Nama Mahfud sebenarnya sudah tak asing lagi di panggung nasional, tapi hampir tak pernah disebutkan apa kepanjangan 'Md' di belakang namanya.

Mahfud menulis nama belakangnya dengan huruf kapital menjadi 'MD' di akun Twitter-nya, @mohmahfudmd. Penulisan ini seolah ada dua kata di belakang namanya.



Mahfud bercerita latar belakang namanya ditambahi 'MD' atau 'Md' saat diwawancara dalam program Hitam-Putih yang tayang di Trans7 pada 29 Maret 2018. Saat itu pembawa acara Hitam-Putih, Deddy Corbuzier, bertanya soal kepanjangan inisial nama belakangnya itu.

"Begini ya, dulu ada yang mengira saya dokter, dikira Medical Doctor, ada yang menyebut Minister of Defense, Menteri Pertahanan," ujar Mahfud, yang kemudian tertawa.

Mahfud memang pernah menjadi Menteri Pertahanan pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Namanya kemudian semakin dikenal ketika menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).



"Saya lahir di Madura, di Madura itu nama-nama tertentu disukai orang karena dianggap baik, Mahfud itu salah satu nama yang disukai banyak orang, maka Anda mendengar nama Sahal Mahfud, lalu saya Mahfud, diberi nama Muhammad Mahfud," tutur Mahfud.

Ketika dirinya memasuki bangku SMP, rupanya ada 3 orang bernama Mahfud, termasuk dirinya. Kebingungan pun muncul ketika guru mengabsen para siswa.

"Kalau diabsen 'Mahfud', ngacung semua 3 orang. Akhirnya guru saya, namanya Pak Asbun Nawawi, kamu Mahfud a, Mahfud b, Mahfud c. Saya kena Mahfud b," ujar dia.



Rupanya sang guru pun bosan akan sebutan a-b-c. Sang guru lantas menanyai nama ayah masing-masing ketiga Mahfud tersebut.

"Akhirnya guru saya nanya bapaknya siapa? Mahmudin (nama) ayah saya," ungkap dia.

Namun Mahfud masih merasa ada yang mengganjal. Dia lalu mengusulkan nama lain untuknya ke gurunya tersebut.

"Saya waktu itu 12 tahun merasa nama Mahmudin kok ya kampungan ya? Coba disingkat Md, 'Pak Guru, tolong dong tolong disingkat Md'," kata dia.

Sejak saat itulah inisial 'Md' menempel di belakang namanya. Ternyata, penambahan nama yang tadinya hanya di lingkup kelas pun jadi permanen.

"Kemudian nama yang di kelas ini lama-lama tertulis di ijazah, ikut tertulis, kebetulan. Waktu itu ijazah dari Pamekasan dikirim ke Surabaya, dan dikirim lagi ke Pamekasan," kata Mahfud.

Ijazah itu pun sudah tak dapat diubah lagi karena nomornya sudah keluar. Akhirnya Mahfud pun harus mengubah nama di akta lahirnya.

"Nama itu yang dipakai sampai sekarang dan hoki loh," pungkas Mahfud.


Mahfud MD Masuk Kantong Jokowi, Apa Kata Banser? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]

(bag/tor)