DetikNews
Rabu 08 Agustus 2018, 13:26 WIB

Polisi: Penyedia Kamar Prostitusi di Kalibata City Agen Properti

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polisi: Penyedia Kamar Prostitusi di Kalibata City Agen Properti Foto: Kanavino/detikcom
Jakarta - Polisi menyebut dua orang penyedia kamar untuk praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, merupakan agen marketing properti. Dua tersangka berinisial TM dan RMV itu diduga menjadikan 17 unit apartemen sebagai tempat kegiatan prostitusi.

"Kami menetapkan tiga tersangka, yaitu dua orang laki laki dan satu orang perempuan. Untuk seorang perempuan dengan inisial R kemudian satu tersangka laki inisial T alias O itu mereka adalah agen marketing properti yang saat ini secara fakta kami kumpulkan ada 17 unit apartemen dari sekian puluh apartemen yang mereka pasarkan digunakan untuk praktik prostitusi," kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Ade mengatakan pemilik apartemen yang dijadikan tempat prostitusi masih diselidiki. Menurut dia, apartemen tersebut seharusnya disewakan secara bulanan, tapi pada kenyataannya justru disewakan harian.

"Keterlibatan pemilik apartemen yang sesungguhnya masih kita dalami, karena pemilik apartemennya untuk disewakan secara bulanan dan tahunan, tapi pada praktiknya disewakan secara harian kepada para pihak, baik PSK maupun pelanggan yang ingin menikmati," ujar Ade.


Sementara itu, Ade menambahkan peran tersangka lain berinisial SBR merupakan seorang muncikari. SBR-lah yang melakukan komunikasi kepada setiap calon pelanggan.

"Tersangka ketiga SBR alias O adalah muncikari. Dia orang terdepan yang melakukan komunikasi dengan calon-calon pelanggan. Metode aplikasinya dengan Beetalk dan We Chat," imbuh Ade.

Menurut Ade, SBR mencari pelanggan lewat aplikasi chat dengan berpura-pura sebagai seorang perempuan. Dia menunjukkan foto-foto perempuan kepada calon pelanggannya.

"SBR seorang laki-laki mengaku sebagai seorang perempuan. Kemudian menggoda calon pelanggannya dan menawarkan bahwa dia bisa memuaskan pelanggan dengan memberikan foto-foto," tuturnya.

Atas perbuatannya, para pelaku itu dijerat dengan Pasal 296 KUHP dengan ancaman 1 tahun 4 bulan penjara dan Pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.






Tonton juga 'Sandi Harap Media Massa Laporkan Prostitusi di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



Polisi: Penyedia Kamar Prostitusi di Kalibata City Agen Properti

(knv/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed