Berkunjung ke LN Dikecam, Anggota DPR pun Takut Umrah
Rabu, 03 Agu 2005 17:40 WIB
Jakarta - Di masa reses, banyak anggota DPR melancong ke luar negeri dengan balutan 'studi banding'. Biayanya jelas dari APBN. Karena kunjungan itu mendapat kecaman bertubi-tubi ini, sampai-sampai anggota DPR takut juga pergi ke luar negeri, meski dengan biaya pribadi. Kecaman terhadap anggota DPR yang pergi ke luar negeri dengan biaya APBN ini memang berdampak luar biasa. Apalagi setelah sejumlah anggota DPR tepergok menjinjing barang-barang bermerek di Belanda. Padahal, di Belanda, parlemennya sedang menikmati liburan musim panas. Kasus-kasus seperti inilah yang membuat anggota DPR lainnya membatalkan niatnya untuk pergi ke luar negeri. Salah satu yang menjadi korban, Ketua Fraksi PPP Endin AJ Soefihara. Padahal sebelumnya dirinya berencana untuk berumrah ke Tanah Suci dengan dana pribadi. Sorotan tajam terhadap kunjungan DPR ke luar negeri itulah yang akhirnya membuat Endin menunda ibadahnya itu. "Padahal rencana ini sudah lama, pakai dana pribadi," kata Endin pasrah saat bercerita kepada detikcom, Rabu (3/8/2005). Endin merasa risih bepergian ke luar negeri di saat kondisi bangsa tengah mengalami banyak musibah, dari bencana alam sampai kelaparan. "Ya termasuk ibadah umrah ini," aku Endin. Apalagi saat ini masyarakat sangat kritis. Banyak mata dan telinga 'nongkrong' di mana-mana, termasuk luar negeri. "Kita kan mempunyai perasaan, banyak teman-teman di berbagai negara. Bahkan dari sejak dari bandara saja, orang-orang sudah tahu," katanya.
(asy/)











































