Anggota BURT Juga Kecewa Peserta Studi Banding Dirahasiakan

Anggota BURT Juga Kecewa Peserta Studi Banding Dirahasiakan

- detikNews
Rabu, 03 Agu 2005 17:18 WIB
Jakarta - Sikap bungkam Sekretariat Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR ternyata tidak hanya berlaku untuk wartawan. Mereka juga tetap merahasiakan daftar nama yang berangkat studi banding ke Thailand dan Korsel dari anggota BURT sendiri.Hal itu dialami anggota BURT dari FPDIP Hasto Kristianto. Dia mengaku kecewa dan menyesalkan sikap Sekretariat BURT yang enggan memberikan daftar nama rekan-rekannya yang berangkat ke Thailand dan Korsel pada Selasa kemarin, 2 Agustus 2005."Padahal saya sudah minta studi banding itu diungkapkan ke publik agar tidak terkesan kucing-kucingan," ungkap Hasto kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (3/8/2005).Hasto mengakui tujuan studi banding cukup baik, yakni untuk mempelajari reformasi kelembagaan dan supporting system lembaga legislatif di kedua negara itu, sehingga fungsi anggota dewan di DPR bisa lebih baik. Selain itu tujuan studi banding untuk memperkuat pengawasan BURT terhadap Sekjen DPR.Namun dia menyesalkan sikap rahasia Sekretariat BURT sehingga menimbulkan sejumlah pertanyaan. "Kita ingin ke depan program-program studi banding dipublikasikan terlebih dahulu agar tidak menuai kecaman dan bisa dipahami publik. Tidak seperti sekarang," katanya.Mengenai nama-nama anggota BURT yang berangkat, Hasto mengaku tidak tahu banyak. Dia hanya tahu anggota yang berasal dari PDIP yang ikut berangkat adalah Imam Suroso, Nadrah Izhari, dan Nushirwan. Sedangkan nama-nama lainnya dia mengaku tidak tahu. "Saya baru datang dari Ngawi, jadi saya tidak tahu," katanya.Selain ketiga nama tersebut, nama anggota BURT lain yang berhasil dihimpun adalahSyafrin Romas, Ana Muawanah, dan Anisa Mahfud dari FPKB. Sementara anggota BURT yang ikut studi banding jumlahnya sekitar 17 orang. (umi/)


Berita Terkait