Fraksi PPP Imbau Anggotanya Tidak Ikut ke Cina-Australia
Rabu, 03 Agu 2005 16:32 WIB
Jakarta -
Jika Fraksi PKS DPR dengan tegas melarang anggotanya ikut kunjungan ke luar negeri, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) mengeluarkan imbauan agar anggotanya tidak ikut-ikutan bertandang ke luar negeri. Lumayan! "Kita mengimbau kepada seluruh anggota FPPP untuk tidak berangkat ke luar negeri. Pasalnya, kondisi di tanah air lebih membutuhkan perhatian," kata Ketua FPPP DPR Endin J Soefihara saat dihubungi detikcom, melalui sambungan telepon, Rabu (3/8/2005).FPPP sebelumnya melarang anggotanya mengikuti kunjungan ke Prancis dan Belanda beberapa hari lalu. Pada kunjungan-kunjungan ke luar negeri berikutnya, F-PPP meminta kepada kadernya di DPR untuk mawas diri. "Saya sudah minta kepada mereka untuk mempertimbangkan kembali, bagaimana perasaannya dalam situasi seperti saat ini bepergian ke luar negeri," ujar Endin saat ditanya mengenai sikap FPPP terkait rencana Komisi X DPR melawat ke Cina dan Australia. Berkaitan dengan rencana Komisi X DPR itu, Endin belum yakin rencana itu sudah diputuskan. "Fraksi belum diberi tahu rencana kunjungan tersebut. Nanti akan kami cari tahu. Prinsipnya kita mengimbau anggota kami untuk tidak ikut," katanya.Demikian juga dengan kabar adanya 17 anggota BURT yang telah berangkat ke Bangkok dan Pattaya, Thailand, Selasa (2/8/2005), ia mengaku tidak tahu apakah ada anggota FPPP yang ikut. "Tidak ada pemberitahuan atau izin ke saya. Biasanya, kalau ada yang mau ke luar negeri, sepengetahuan pimpinan fraksi," kata Endin.
(jon/)










































