"Konsentrasi utama kami saat ini adalah menyelamatkan jiwa, baik yang masih tertimpa bangunan maupun yang ada di rumah sakit. Untuk masyarakat yang mengungsi, pemerintah daerah segera melakukan penyediaan logistik berupa makanan, minuman, maupun obat-obatan yang sangat krusial untuk para korban," ungkap TGB setelah melakukan evakuasi korban gempa, Senin (6/8/2018).
TGB mengunjungi korban gempa di sejumlah rumah sakit di Mataram dan yang berada di tenda-tenda. Dia menyebut pasokan darah sangat dibutuhkan karena rata-rata korban mengalami luka berat, seperti patah tulang dan luka terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data sementara, gempa Lombok berkekuatan 7 SR mengakibatkan 98 orang meninggal dunia dan 236 orang terluka. Ada ribuan rumah rusak, terutama di wilayah Lombok Utara.











































