Ketika Maut Sudah Begitu Dekat bagi Penumpang Airbus A340

Ketika Maut Sudah Begitu Dekat bagi Penumpang Airbus A340

- detikNews
Rabu, 03 Agu 2005 15:05 WIB
Jakarta - Maut benar-benar sudah begitu dekat ketika pesawat Air France Airbus tergelincir dan terbakar di Bandara Internasional Pearson di Toronto, Kanada. Begitulah yang dirasakan para penumpang jet Airbus A340, yang dengan ajaib, selamat dari insiden mengerikan itu. Suasana begitu mencekam ketika pesawat bernomor penerbangan AF 358 itu akan mendarat di bandara. Pasalnya, saat itu muncul kilat yang menyambar-nyambar. Demikian seperti diberitakan Sydney Morning Herald, Rabu (3/8/2005)."Mesin di pesawat mati sebelum kami mendarat. Kami bergerak sangat cepat. Mesin benar-benar mati, satu menit sebelum kami menyentuh (landasan)," tukas seorang penumpang bernama Olivier Dubois.Menurutnya, begitu pesawat terhenti, semua penumpang langsung berlarian seperti kesurupan karena takut pesawat akan meledak. "Orang-orang berteriak dan panik, untunglah semua orang benar-benar cepat menuju pintu darurat. Semua orang loncat secepat mungkin dan berlarian sekuat tenaga karena takut pesawat akan segera meledak," papar Dubois.Penumpang lainnya Roel Bramar mengungkapkan, saat mendarat, pilot tampaknya tidak bisa menghentikan laju pesawat yang mengangkut 297 penumpang dan 12 kru itu. Pesawat pun terus melaju sejauh 200 meter dari ujung landasan hingga akhirnya terperosok ke selokan. Sesaat kemudian pesawat yang bertolak dari Paris menuju Kanada itu langsung terbakar. "Kami seperti naik rollercoaster mengerikan yang meluncur ke selokan," tukas Bramar.Jika umumnya kecelakaan serupa akan menimbulkan korban jiwa, namun kejadian ini hanya menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka ringan. Karenanya, Menteri Perhubungan Kanada Jean Lapierre menyebut peristiwa ini sebagai sebuah keajaiban. "Lebih dari 300 orang keluar dengan selamat dari pesawat sebelum pesawat terbakar, itu adalah keajaiban," ujar Lapierre. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads