208 WNA dan 150 WNI Dievakuasi dari 3 Gili Lombok

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 06 Agu 2018 14:41 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. (Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Total 358 orang dievakuasi dari tiga Gili di Lombok, yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, pascagempa berkekuatan 7 SR. Sebanyak 208 orang di antaranya warga negara asing (WNA).

"Total yang sudah dievakuasi 358 orang, terdiri dari 208 WNA dan 150 WNI," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jl Pramuka, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).

Evakuasi dilakukan dalam 5 tahap. Mereka yang dievakuasi mulanya dibawa dengan perahu karet, lalu berpindah ke kapal Basarnas.



Sutopo menyebut para turislah yang berinisiatif meminta dievakuasi. Meski, tiga Gili di Lombok dinyatakan aman pascagempa Lombok 7 SR.

"Evakuasi permintaan dari para turis, bukan inisiatif pemerintah. Para turis tadi yang ingin keluar dari tiga Gili karena perasaan takut, trauma dengan gempa kemarin dan ada isu menyesatkan tadi (mengenai) ada gempa susulan lebih besar, ada (kabar) tsunami, sehingga turis-turis atas inisiatif sendiri," sambung Sutopo.

BNPB mencatat total korban meninggal dunia 91 orang, 209 orang luka-luka, dan ribuan rumah rusak.




Tonton juga video: 'Hampir 1.000 Wisatawan Dievakuasi dari Tiga Gili'




208 WNA dan 150 WNI Dievakuasi dari 3 Gili Lombok
(fdn/fdn)