SBY Berharap Asia Pasifik Bebas Miskin 2015
Rabu, 03 Agu 2005 11:47 WIB
Jakarta - Kemiskinan dan kelaparan masih menyelimuti negara-negara di Asia Pasifik. Dengan dijalinnya kerja sama yang baik, Presiden SBY berharap Asia Pasifik bisa terbebas dari masalah tersebut pada tahun 2015.Hal ini disampaikan SBY dalam sambutannya saat membuka acara pertemuan Millenium Development Goals (MDG) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (3/8/2005).Menurut dia, salah satu solusinya adalah mempererat kerja sama pembangunan global antara negara maju, berkembang, dan miskin, baik melalui bidang ekonomi, perdagangan, atau lainnya, yang dilaksanakan terbuka dan adil."Bila ini dilakukan, insya Allah pada tahun 2015 tingkat kemiskinan dan kelaparan dapat kita hilangkan secara ekstrem," kata SBY.Mengenai gangguan keamanan global, menurut dia, tidak hanya berasal dari konflik maupun perang. Melainkan dapat dipicu oleh kemiskinan, wabah penyakit menular dan kerusakan lingkungan."Apabila masalah dalam negeri tidak segera dirintis upaya penanggulangannya, maka dapat menimbulkan dampak kerusakan yang luar biasa, yang juga akan ditanggung negara di sekitarnya," kata SBY.Dia juga menjelaskan bahwa pertemuan MDG bukan forum retorik dengan hasil yang abstrak, melainkan pertemuan yang mempunyai tahapan objektif yang jelas. Tujuannya untuk mencapai target peningkatan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan pembangunan berkesinambungan berdasarkan kerja sama global yang lebih baik."Kita kumpul untuk menetapkan agenda kerja dan target pencapaian yang spesifik, apa pun negara dan sistem politik yang diterapkan. Tujuan penyelenggaraan acara ini sangat relevan dengan tujuan nasional negara Anda," urai SBY.Pertemuan regional tingkat menteri ini akan berlangsung hingga 5 Agustus 2005, yang dihadiri perwakilan 40 negara Asia dan Pasifik, serta 20 organisasi regional dan internasional.
(aan/)











































