Akan Lakukan Pemblokiran, Warga Longmarch ke TPST Bojong

Akan Lakukan Pemblokiran, Warga Longmarch ke TPST Bojong

- detikNews
Rabu, 03 Agu 2005 11:54 WIB
Jakarta - Ribuan warga Bojong, Bogor, Jawa Barat, kembali akan memblokir pintu masuk menuju tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bojong. Saat ini sekitar 1.500 warga melakukan aksi longmarch menuju TPST.Aksi dimulai dari perbatasan Desa Bojong dan Desa Cipeucang yang berjarak sekitar 4 km dari TPST Bojong. Massa yang terdiri ibu-ibu yang menggendong bayi atau menggandeng anak-anak, pemuda-pemudi, maupun pria dewasa ini bergerak mulai pukul 08.00 WIB, Rabu (3/8/2005).Sepanjang perjalanan, peserta aksi, terutama para pemuda, membuat bunyi-bunyian dengan memukul drum-drum yang dibalikkan di tengah jalan atau memukul tiang listrik. Suasana pun jadi terdengar meriah.Karena banyak ibu-ibu, apalagi sebagian menggendong bayi, maka aksi jalan kaki bersama ini berjalan lambat. Selain itu massa juga sering beristirahat. Saat ini massa tengah beristirahat di depan Masjid Al Barokah, Desa Cituseri.Massa juga membawa berbagai poster. Bunyinya, antara lain, "Tutup TPST Bojong", dan "Tolak Pengoperasian TPST Bojong Sekarang Juga". Poster serupa dipasang di tiang listrik dan pagar rumah di sepanjang jalan.Jalan DiblokirLongmarch juga berjalan lambat karena ruas jalan menuju TSPT Bojong diblokir warga dengan batang kayu, bekas pagar rumah, dan batu-batu kali. Jalan diblokade di kedua ujung jalan yang masuk Desa Bojong, yakni dari arah Desa Cipeucang dan arah Desa Kelapanunggal.Karena jalan diblokir praktis hanya pejalan kaki yang bisa melewati. Itu pun harus pelan-pelan. Sementara kendaraan bermotor tak bisa lewat. Kendaraan roda dua memang masih bisa lewat, tapi harus menelusup ke kebun di kanan kiri jalan.Massa juga membawa berbagai poster. Bunyinya, antara lain, "Tutup TPST Bojong", dan "Tolak Pengoperasian TPST Bojong Sekarang Juga". Poster serupa dipasang di tiang listrik dan pagar rumah di sepanjang jalan.Aksi pemblokiran jalan ini semalam, Selasa (2/8/2005), nyaris menyulut kerusuhan antara warga dengan polisi. Ketegangan terjadi ketika aparat pengendali massa dari Kepolisian Resor Bogor yang berusaha membongkar berbagai benda yang diletakkan di jalan tersebut.Saat polisi tengah membersihkan jalan, tiba-tiba terdengar teriakan seorang nenek. Jeritan ini memicu emosi ratusan warga yang berada di sekitar dua ratus meter dari jalan. Tiba-tiba ada warga melempari polisi dengan batu dan botol. Untungnya, polisi tidak terpancing sehingga bentrokan bisa dihindarkan. (gtp/)


Berita Terkait