detikNews
Sabtu 04 Agustus 2018, 18:02 WIB

Rommy Ingin Sawah Percontohan PPP di Karawang Bisa Bantu Petani

Muhammad Idris - detikNews
Rommy Ingin Sawah Percontohan PPP di Karawang Bisa Bantu Petani Foto: Dok. PPP
Karawang - Persatuan Tani Nusantara (Pertanu), organisasi mitra PPP, melakukan panen perdana di lahan percontohan yang berlokasi di Pondok Pesantren Annihayah, Rawamerta, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (4/8/2018). Panen ini dihadiri langsung Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy yang juga merupakan Ketua Pengawas Pertanu.

Menurut Rommy, Pertanu menggunakan lahan seluas 5 hektar di Karawang untuk menerapkan cara bertani dengan pendekatan integratif, mulai dari penggunaan bibit, pemupukan hingga penanganan pasca panen. Pendekatan ini akan membuat hasil pertanian lebih baik yang berimbas pada kesejahteraan petani.

"Pertanian yang dilakukan Pertanu menggunakan pendekatan integratif, mulai penggunaan bibit unggul, pupuk organik yang mempunyai kemampuan produksi lebih besar dibanding pupuk konvensional atau pupuk kimia," kata Rommy dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/8/2018).


Sementara untuk pasca panen, Pertanu menggunakan mekanisasi dengan tingkat kekeringan yang lebih. Cara ini terbukti mampu meningkatkan hasil pertanian. Rommy berharap cara bertani yang dilakukan Pertanu bisa menjadi contoh untuk meningkatkan pertanian Indonesia.

"Pertanu diharapkan bisa memberikan sumbangsih pada peningkatan hasil petanian. Serta meningkatkan semangat petani untuk meningkatkan produksi dengan cara intensifiikasi mengingat makin menyusutnya lahan pertanian," kata Rommy yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI yang meliputi pertanian, pangan, maritim, dan kehutanan.

Dia menyebutkan, bahwa PPP selama ini memang memberikan perhatian pada pertanian, karena sektor ini memberikan sumbangsih pada kemajuan suatu bangsa. Perhatian kepada pertanian ini juga disebabkkan nasib petani yang umumnya masih tertinggal.

"Tidak ada negara maju yang sektor pertaniannya juga tidak ikut maju," jelas Rommy.


Sementara itu Ketua Pertanu, Asgar Ali Djuhaepa, menyebut saat ini pihaknya juga bekerja sama dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), BUMN yang bergerak di bidang perdagangan.

"PPI nanti akan langsung membeli langsung gabah dari petani. Sehingga harganya pun jauh lebih baik," kata Asgar.


(idr/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed