Kapolri dan Panglima TNI Jamin Asian Games Bebas Kabut Asap

Kapolri dan Panglima TNI Jamin Asian Games Bebas Kabut Asap

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 03 Agu 2018 18:40 WIB
Kapolri dan Panglima TNI Jamin Asian Games Bebas Kabut Asap
Panglima dan Kapolri cek kesiapan pengamanan karhutla. (Raja/detikcom)
Palembang - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang Asian Games tidak akan terjadi. Panglima menyebut saat ini karhutla telah ditangani.

"Dengan laporan komandan satgas, saya berkeyakinan ancaman asap saat pesta Asian Games ini nanti tidak akan terjadi. Khususnya untuk di Palembang," terang Panglima setelah memimpin apel karhutla di rumah dinas Gubernur Sumsel, Jumat (3/8/2018).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memastikan tidak terjadi ancaman asap, Hadi menyebut tim satgas karhutla telah melakukan berbagai upaya. Antara lain membasahi lahan gambut, TMC, dan memonitor agar lahan gambut tetap basah.

Khusus untuk monitoring lahan tetap basah, tim satgas berpatroli selama 24 jam. Termasuk menempatkan 400 orang satgas gabungan yang terdiri TNI-Polri. Termasuk 810 personel pemadaman dari perusahaan swasta.

"Untuk 55 desa yang berpotensi terjadi kebakaran, tim satgas tidur di sana dan tidur di rumah warga untuk memantau 24 jam. Begitu juga dengan TMC yang sudah terbukti 2 kali turun hujan," kata Hadi.


APP Sinar Mas Siaga Antisipasi Karhutla Jelang Asian Games 2018, tonton videonya di sini:

[Gambas:Video 20detik]



Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut tim satgas gakkum akan menindak tegas setiap pelaku pembakaran lahan. Dia meminta kapolda dan kapolres dapat bertindak tegas.

"Saya sudah perintahkan kapolda dan kapolres, kalau ada pelaku pembakar lahan langsung tangkap saja. Proses sesuai aturan yang berlaku supaya ada efek jera," kata Tito.

"Pokoknya tidak ada toleransi, siapa saja yang bakar lahan langsung tangkap dan proses. Tapi sosialisasi juga harus tetap jalan supaya masyarakat paham," tegas jenderal bintang empat ini.

Senada dengan penyataan Panglima TNI dan Kapolri, Kepala BNPB Willem Rampa Ngilei menyebut pihaknya saat ini sudah memaksimalkan upaya bagi penanganan karhutla di Bumi Sriwijaya. Termasuk pembasahan di lahan gambut dengan helikopter dan tim darat.

"Saat ini ada 8 heli yang sudah kami kirimkan ke Palembang, 6 heli sudah digerakkan untuk water bombing. Sementara 2 heli untuk patroli," kata Willem.



Dalam waktu dekat, kata dia, BNPB akan mengirim 2 helikopter untuk water bombing. Kedua helikopter ini mampu mengangkut 4.000 liter untuk sekali water bombing.

Terkait apel ini, Willem mengaku BNPB telah memastikan kesiapan personel dan peralatan. Bahkan dengan bantuan Sinar Mas selaku pemilik konsesi di wilayah Sumatera Selatan.

"Sinar Mas sangat membantu, sampai saat ini ada 4 heli yang diberikan pada tim satgas untuk upaya pemadaman. Empat heli ini 3 untuk water bombing dan 1 heli untuk pantauan," kata Willem.

"Sejauh ini kami telah mengimbau pada perusahaan lain untuk turut membantu menurunkan helikopter atau personel di lapangan. Tetapi kami juga memahami keuangan masing-masing perusahaan. Sinar Mas membantu kami melindungi areanya agar tak terjadi kebakaran. Ini win win solution," jelasnya. (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads