Kesandung Calo SIM, Kapolri Copot Kapolres Bogor

Kesandung Calo SIM, Kapolri Copot Kapolres Bogor

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2005 16:10 WIB
Jakarta - Praktik percaloan SIM memakan korban. Korbannya kali ini tidak tanggung-tanggung, Kapolres Bogor AKB Agus Kurnia Sutisna. Agus mendadak dicopot dari jabatannya dan digantikan AKB Kamil Razak.Pergantian petinggi Polri di Bogor ini diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ariyanto Boedihardjo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Selasa (2/8/2005)."Atas perintah Kapolri, Kapolres Bogor langsung dilepas dan serah terima jabatan dilakukan (Senin) kemarin di Aula Markas Polwil Bogor," tutur Ariyanto.Pergantian Agus diakui Ariyanto buntut dari penyelidikan yang dilakukan Mabes Polri terhadap pelanggaran aparatnya di wilayah Jawa Barat. Penyelidikan digelar sejak 28 Juli 2005 lalu.Dari hasil penyelidikan itu, Mabes Polri menemukan adanya penyimpangan biaya operasional SIM di daerah Bogor. Kapolres Bogor diduga mengetahui praktik tersebut, namun mendiamkannya. "Terdapat juga oknum dari Polres Bogor yang melakukan praktik calo," ungkap Ariyanto.Untuk biaya operasional SIM, normalnya hanya Rp 75 ribu dan tambahan sekitar Rp 50 ribu untuk SIM umum atau pelat kuning. Sedangkan perpanjangan STNK sekitar Rp 65 ribu. Tetapi di Polres Bogor, biayanya melambung tinggi. Namun berapa penyimpangan biaya operasional SIM itu, Ariyanto tidak menyebutkan.Selain penyimpangan dan praktik calo, Polres Bogor juga menawarkan asuransi bagi masyarakat yang akan membuat SIM. Padahal penawaran asuransi tidak diwajikan dalam pembuatan SIM. "Asuransi itu lepas dari SIM, jadi masyarakat yang memilih," kata dia.Untuk menghindari kejadian serupa, Ariyanto mengimbau agar masyarakat membuat SIM dan mengikuti ujian sendiri. (umi/)


Berita Terkait