ICMI Dukung Fatwa MUI
Selasa, 02 Agu 2005 15:32 WIB
Jakarta - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mendukung penuh fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan Ahmadiyah aliran sesat.Dukungan disampaikan jajaran pimpinan ICMI di ICMI Center, Jalan Warung Jati Timur I, Jakarta Selatan, Selasa (2/8/2005).Anggota Dewan Pakar ICMI Salahuddin Wahid mengajak umat Islam agar menyikapi fatwa MUI dengan penuh kearifan dan menghindari kekerasan terhadap Ahmadiyah."Kalau ada perbedaan pendapat dari sebagian umat Islam yang berbeda dengan fatwa, silakan saja. Hendaknya perbedaan yang terjadi diterima sebagai rahmat," imbau adik Gus Dur yang akrab dipanggil Gus Solah ini.Mantan Cawapres dari Partai Golkar ini menyarankan agar pemerintah membuka dialog tentang Ahmadiyah yang diikuti oleh semua kalangan."Saya pikir memfasilitasi dialog itu yang paling bagus dari pemerintah. Tetapi lebih tepat lagi oleh Komnas HAM," ujar Gus Solah yang juga mantan wakil ketua Komnas HAM ini. Ketua Umum ICMI Muslimin Nasution mengajak umat Islam merangkul Jemaat Ahmadiyah agar kembali ke ajaran Islam."Seharusnya umat Islam mampu menarik mereka dan mengajak mereka kembali ke ajaran Islam sebagai bentuk dakwah kita," imbaunya.Pendekatan terhadap Ahmadiyah, lanjut dia, bisa dilakukan dalam bentuk silaturahmi antara tokoh Islam dan tokoh Ahmadiyah.Ditanya soal fatwa MUI poin pluralisme, ICMI mengaku belum membahas wacana itu. "Kami belum bicara menganai pluralisme karena ada dua pendapat. Baik NU dan Muhammadiyah saja pasti ada dua pendapat. ICMI berpendapat setiap agama memiliki aqidah dan ada kesamaan nilai-nilai kemanusiaan, seperti kemiskinan, korupsi dan lain-lainnya," urai Muslimin.
(aan/)











































