DPR Melancong ke Thailand

DPR Melancong ke Thailand

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2005 13:10 WIB
Jakarta - Diam-diam, 17 anggota DPR melancong lagi ke luar negeri. Kali ini giliran anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). Dengan dibalut 'studi banding', mereka berangkat ke Thailand. Ke-17 anggota BURT ini telah meninggalkan Jakarta menuju Thailand, Selasa (2/8/2005) pagi. Mereka akan mengunjungi dua kota di Thailand, Bangkok, dan Pattaya hingga Sabtu (6/8/2005). Namun, hingga saat ini, belum diketahui siapa saja ke-17 anggota BURT yang pergi ke Thailand itu. Menurut sumber detikcom, mereka bertolak ke Thailand dari Bandara Soekarno-Hatta dengan menumpang pesawat Garuda GA-822. Anehnya, beberapa anggota BURT DPR yang dikonfirmasi detikcom mengaku tidak mengetahui keberangkatan ke-17 anggota BURT itu. Pada umumnya, anggota BURT hanya mengetahui mengenai rencana kunjungan ke Thailand dan Korea Selatan dalam dua gelombang. Namun, mereka tidak mengetahui bahwa 17 anggota BURT itu berangkat hari ini. "Waduh, saya gak tahu rencana BURT ini. Saya pernah ikutan rapat dua kali di awal-awal, tetapi tidak tahu kalau ada kunjungan ke Thailand," kata anggota BURT Djoko Edhi Abdurrahman.Anggota BURT yang lain, Aryo Bimo dari FPDIP juga mengaku mengetahui ada rencana studi banding BURT ke Thailand pada bulan Agustus. Namun, Aryo tidak mengetahui secara persis siapa saja anggota yang ikut dan kapan berangkatnya. "Saya cek sebentar ya. Siapa saja yang pergi," kata Bimo balik bertanya.Sementara Suryama dari FPKS buru-buru menyatakan tidak ikut cawe-cawe terhadap rombongan studi banding ke Bangkok ini. "Boleh jadi, karena memang ada 2 tim yang akan berangkat ke Thailand dan Korea Selatan yang akan berangkat awal Agustus ini," kata Suryama.Mengenai siapa saja yang berangkat, masing-masing anggota BURT mengaku tidak tahu. Sementara ketika ditanya ke pimpinan fraksi, beberapa di antaranya juga mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu rencana ini. Biasanya, kalau ada yang berangkat memberi tahu ke pimpinan fraksi. Tetapi, saya tidak tahu. Mungkin izinnya ke pimpinan yang lain," ujar Sekretaris Fraksi PPP Lukman Hakiem kepada detikcom, Selasa (2/8/2005).Rencana BURT studi banding ke luar negeri sempat memunculkan kecaman beberapa waktu lalu. Mereka dinilai tidak punya sense of crisis. Studi banding mereka juga dipertanyakan urgensinya. Akhirnya, sejumlah fraksi, di antara FPKS, tegas-tegas melarang anggotanya untuk ikut melancong ke luar negeri. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads