RI-AS Gelar Dialog Keamanan
Selasa, 02 Agu 2005 12:57 WIB
Jakarta - Amerika Serikat (AS) masih mengembargo penjualan senjata untuk Indonesia. Pemerintah terus melakukan upaya agar embargo itu dicabut. Salah satunya dengan menggelar dialog keamanan antara RI dengan AS.Dialog itu untuk ketiga kalinya digelar di Hotel Borobudur, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (2/7/2005). Acara itu dibuka oleh Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan Duta Besar (dubes) AS untuk Indonesia B Lynn Pascoe.Delegasi Indonesia yang menghadiri dialog itu berasal dari unsur-unsur Dephan, TNI, Polri, BIN, Deplu, dan Menko Polhukam. Sedangkan delegasi AS berjumlah 16 orang yang dipimpin Direktur Bidang Urusan Asia dan Pasifik Departemen Pertahanan AS Brigjen John Allen.Menhan mengatakan, dialog ke-3 keamanan antara Indonesia dengan AS membahas kerjasama di bidang pertahanan dan keamanan termasuk kerjasama di bidang keamanan di Aceh Tenggara. Target dialog yakni memulihkan kerjasama militer AS dan Indonesia."Kita harapkan alat utama sistem pertahanan (alutsista) kita yang berasal dari AS bisa dilepaskan dari embargo," kata Juwono.Ditanyakan apakah Indonesia akan membeli senjata dari AS, Menhan menyatakan pembelian senjata tergantung iklim di kongres AS pada bulan Oktober 2005 mendatang. Menhan optimistis Indonesia berpeluang memanfatkan Forum Militery Finance Sale untuk membeli sejumlah peralatan dan suku cadang yang dibutuhkan.
(iy/)











































