100 Santri di Aceh Besar Keracunan Sarapan Pagi

100 Santri di Aceh Besar Keracunan Sarapan Pagi

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 01 Agu 2018 13:41 WIB
Foto: Thinkstock
Foto: Thinkstock
Aceh - 100 Santri sekolah Assalam Islamic Solidarity School (ISS) mengalami keracunan usai menyantap sarapan pagi. Para santri ini mengalami gejala muntah-muntah, mual dan pusing hingga sesak nafas.

Pantauan detikcom, 63 santri dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Besar di Indrapuri, Rabu (1/8/2018). Para santri ini dirawat di sejumlah ruangan. Beberapa di antaranya harus diinfus dan dipasangan selang oksigen karena mengalami sesak nafas. Orangtua santri sudah mulai berkumpul di rumah sakit.

Mereka diboyong ke rumah sakit setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas di Jantho. Pemerintah Aceh Besar masih mencari tahu penyebab keracunan tersebut. Saat ini, pihak Dinas Kesehatan dan BPOM sudah mengambil sampel makanan yang di makanan santri tersebut.

"Mereka tadi makanannya nasi, ikan tongkol tapi kita belum tahu makanan yang mana yang menyebabkan keracunan. Memang ada yang tidak makan ikan tapi tidak keracunan. Namun kita masih mengecek ke laboratorium," kata Sekda Aceh Besar, Iskandar saat ditemui di RSUD Aceh Besar.

Selain di rawat di RSUD, santri yang mengalami keracunan ini juga sebagian dirawat di Puskesmas. Meski tidak parah, pihak Puskesmas akan melihat dulu kondisi mereka sebelum nanti diputuskan diperbolehkan pulang atau tidak.

Menurut Iskandar, di sekolah tersebut terdapat dua dapur umum yaitu milik Dinas Sosial Pemkab Aceh Besar dan milik Yayasan. Saat ini, santri yang dibiayai Dinsos berjumlah 210 orang.

"Dapur umum dikontrakkan pekerjaannya. Menunya mereka tangani. Ada 2 dapur, milik dinas dan yayasan," jelasnya.




Tonton juga 'Datang ke Hajatan Malah Keracunan':

[Gambas:Video 20detik]



100 Santri di Aceh Besar Keracunan Sarapan Pagi
(asp/asp)