Zanzibar Minta RI Bantu Tingkatkan Produksi Pertanian

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 01 Agu 2018 13:31 WIB
Wapres JK dan Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shein (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Pemerintah Zanzibar, yang merupakan bagian dari wilayah Tanzania meminta Indonesia turut membantu negaranya dalam hal produksi pertanian. Hal ini diungkapkan Presiden Zanzibar Dr Ali Mohamed Shein, dalam kunjungan kehormatan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

"Tadi (dalam pertemuan) disebut capacity building, mereka mengharapkan juga bantuan dari kita terkait peningkatan produk pertanian. Tadi disebutkan juga oleh Pak Wapres, mengundang untuk datang tanggal 26 Agustus sampai awal Septermber ada international training agricutural product development di Malang kalau tidak salah, dan Presiden Zanzibar sangat tertarik dan mengkomunikasikan keikutsertaan," kata Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) AM Fachir di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2018).


JK dan Ali dikatakan Fachir sepakat untuk lebih meningkatkan hubungan baik RI-Zanzibar yang sudah terjalin sejak zaman Presiden Sukarno. Hubungan yang baik tersebut diterjemahkan dalam bentuk kerjasama kedua negara yang saling menguntungkan.

"Yang pertama perdagangan, di mana volume perdagangan kita 300 juta lebih ada peningkatan dari waktu ke waktu sekitar 4,5 persen setiap tahunnya," ujar Fachir.

JK pun meminta agar Zanzibar segera diberi fasilitasi yang baik, dalam upaya peningkatan kerjasama perdagangan melalui Preferential Trade Agreement (PTA). JK juga mendorong agara proses untuk PTA segera dilaksanakan.


"Karena kita saling mengisi, kita butuh cengkeh, mereka juga banyak memasok CPO kita, ada kertas dan ban dan sebagainya. Karena itu diperlukan fasilitasi yang lebih baik bagi para pelaku ekonomi untuk saling meningkatkan kinerjanya," ucap Fachir.

Pemerintah Zanzibar juga menginginkan adanya konektivitas di bidang pariwisata dan kesehatan. Salah bentuk kerjasama tersebut adalah pelatihan-pelatihan di bidang kesehatan.

"Jadi mereka berharap ada upaya upaya dan langkah konkrit untuk meningkatkan konektivitas antara Indoensia dan Tanzania. Makanya tadi dia mengatakan akan bertemu dengan dubes kita di Malaysia karena kevetulan dubes Tanzania adanya di Kuala Lumpur dan sudah ada komunikasi, antara lain selain pelatihan pelatihan, kunjungan dia ke Bali antara lain adalah untuk keperluan capacity building di bidang hospitality," tuturnya.


Dalam pertemuan tersebut, JK juga sempat menawarkan beberapa produk dalam negeri, salah satunya kapal khusus ikan produksi PT PAL. JK juga menawarkan kesiapan Indonesia untuk menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur di Tanzania khususnya di Zanzibar.

"Bahkan di Walubi, WIKA itu banyak proyeknya di Afrika, kita tentu akan share expertise kita, kerjasama kita dengan negara negara Afrika lain termasuk Tanzania, " ungkap Fachir.

Zanzibar merupakan kawasan semi otonom dari Tanzania, berada di barat Afrika, Samudera Hindia. Zanzibar punya luas total 2.461 km2. Zanzibar punya pantai-pantai yang cantik dengan air laut bersih.




Tonton juga 'Jurus Menteri Pertanian Atasi Kemiskinan di Desa':

[Gambas:Video 20detik]



Zanzibar Minta RI Bantu Tingkatkan Produksi Pertanian
(dnu/dnu)