Polda Riau Didemo, Didesak Ungkap Kasus Sodomi Berantai

Polda Riau Didemo, Didesak Ungkap Kasus Sodomi Berantai

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2005 11:50 WIB
Pekanbaru - Sekitar seratus mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Susqa Pekanbaru mendemo Mapolda Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru, Selasa (2/8/2005).Para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini mendesak polisi segera menuntaskan aksi pembunuhan sekaligus sodomi terhadap siswa-siswa SD.Pada mahasiswa dalam orasinya menyatakan, tindakan sodomi sekaligus pembunuhan terhadap 8 anak-anak SD di Pekanbaru sudah pada tahap yang meresahkan. Kasus pembunuhan berantai dengan kekerasan seksual ini marak sejak dua tahun silam."Tapi hingga kini pihak kepolisian belum mampu mengungkap siapa sebenarnya pelaku dari tindak kejahatan tersebut. Kalaupun ada yang dijadikan tersangka, bukan pelaku sodomi yang sebenarnya," teriak mahasiswa.Belum terungkapnya kasus pembunuhan sekaligus sodomi ini, kata mahasiwa, jelas meresahkan para orangtua. Saat ini banyak orangtua yang saban hari terpaksa mengantar dan menunggui anaknya di sekolah hanya karena polisi belum bisa mengungkap siapa pelaku sodomi dan pembunuhan itu. Mereka menilai, Pekanbaru bukan lagi daerah yang aman."Karena itu kami mendesak polisi segera mengungkap kasus pembunuhan anak-anak di Pekanbaru. Ini sudah sangat meresahkan masyarakat," ungkap Zulkanari, pPelaksana harian PMII saat membacakan tuntutannya di hadapan Kapolda Riau, Brigjen Pol S Damanhuri.Menyahuti desakan para mahasiswa, Kapolda Riau mengatakan, pihaknya juga sudah menahan seorang tersangka pelaku sodomi."Kita sudah menahan seorang tersangka yang kita duga terlibat dalam kasus pembunuhan dan sodomi itu. Jadi kita memang benar-benar concern untuk mengungkap kasus pembunuhan anak di Pekanbaru ini," kata Kapolda. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads