DetikNews
Selasa 31 Juli 2018, 18:27 WIB

Depok Segera Miliki Terminal Modern yang Terintegrasi Mal-Stasiun

Matius Alfonso - detikNews
Depok Segera Miliki Terminal Modern yang Terintegrasi Mal-Stasiun Maket Metrostater Depok (Foto: dok. Istimewa)
Depok - Kota Depok segera memiliki kawasan terminal modern yang terintegrasi dengan stasiun hingga pusat perbelanjaan. Kawasan yang disebut sebagai Metrostater Depok ini memberi kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses moda angkutan umum hingga peluang berbisnis.

"Metrostater itu adalah sebuah proyek perpaduan stasiun dan terminal yang tadinya kumuh dibentuk menjadi seperti kota dengan adanya mal, pusat perbelanjaan, dan apartemen," kata Direktur PT Andyka Investa Soemarsono Hadi kepada detikcom, Selasa (31/7/2018). Metrostater Depok merupakan proyek konsorsium dengan melibatkan PT Andyka Investa sebagai pihak ketiga selaku pengembang.

Soemarsono menjelaskan Metrostater memiliki konsep 'idle'. Nantinya, bangunan bertingkat dijadikan pusat perbelanjaan dan di bawahnya dijadikan terminal.

"Lalu yang ke atas itulah yang dikreatifkan oleh investor untuk keperluan komersial. Nah komersialnya itu ada mal, ada pusat perbelanjaan, dan ada hunian yang berupa apartemen. Nah harapannya nanti apartemen itu bisa diisi orang-orang pemda atau mahasiswa UI, mahasiswa Gunadarma, atau masyarakat," katanya.

Soemarsono mengklaim sudah ada investor yang siap berinvestasi di Metrostater tersebut. "Sudah ada investor yang akan mengisi mal, apartemen, dan pusat perbelanjaan itu, tapi memang belum bisa kita ekspos sekarang, sudah ada kesanggupannya dari tender-tender. Banyak yang mau mengisi, itu tapi masih 2 atau 3 tahun lagi, untuk sekarang ini kita fokus ke terminal dulu," sambungnya.


Selain terhubung dengan apartemen dan pusat perbelanjaan, kawasan ini terintegrasi dengan seluruh moda angkutan, di antaranya KRL, bus APTB, dan bus menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kawasan ini disebut lebih modern karena nantinya akan dilengkapi sarana dan prasarana berteknologi, salah satunya tiket elektronik, untuk mencegah pungli.

"Iya nanti juga akan ada kemajuan dengan teknologi sekarang, Kadishub dan BPTJ sedang menyiapkan program kerja sama dengan perbankan untuk secepatnya mewujudkan model e-ticketing itu, untuk menghindari pungli juga," imbuhnya.

Metrostater Depok dibangun di Terminal Depok, Jalan Margonda Raya. Selama proses pembangunan tersebut, pengoperasian angkutan umum di Terminal Depok dipindahkan ke terminal sementara yang berada di depan Stasiun Depok Baru.


"Saat ini, sudah dua hari ini kita melakukan pengalihan angkutan dari terminal terpadu ke terminal sementara. Ini dilakukan dalam rangka persiapan pembuatan Metrostarter, yaitu kawasan yang sesuai dengan perjanjian dengan PT Andyka," ujar Kadishub Depok Wawan.

Pemindahan armada dilakukan secara bertahap. Pemkot Depok juga telah membersihkan kolong Jalan Arif Rahman Hakim dari pedagang kaki lima (PKL). Sebab, Jalan Arif Rahman Hakim menjadi pintu keluar angkutan umum dari terminal sementara yang ada di depan Stasiun Depok Baru.

"Kondisi semua sudah bersih, dua hari ini target angkutan kota dan bus sudah berpindah ke terminal sementara. Kalau bus besar besok dan Kamis, Jumat semua sudah ditutup dan steril," tutur Wawan.


(mei/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed