"Saya belum cek dan akan cek kebenarannya dan Polda Papua Barat kita minta melakukan pengecekan benar apa nggak (ada kegiatan pertemuan itu)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal kepada wartawan di Hotel Cosmo Amarossa, Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2018).
Dalam surat, tertulis adanya undangan untuk menghadiri pengumuman pemerintahan sementara Negara Republik Federal Papua Barat. Tertulis, surat itu ditujukan kepada pimpinan NRFPB dan rakyat Papua Barat, serta bersifat penting.
"Prinsipnya, negara ini negara konstitusi. Kalau ada kelompok mana pun yang inkonstitusional, apalagi melakukan perbuatan melawan hukum, kita tindak," tegas Iqbal.
Masih tertulis dalam surat tersebut, kegiatan diselenggarakan hari ini pukul 11.00 WIT hingga selesai di halaman Uncen Lama, samping Auditorium Abepura.
Surat pertemuan separatis Papua Barat (Foto: dok. Istimewa) |












































Surat pertemuan separatis Papua Barat (Foto: dok. Istimewa)