"Masih ada, tapi gempa-gempa kecil dan akhirnya akan menuju normal," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat jumpa pers di Graha BNPB, Jl Pramuka, Jakarta Timur, Senin (30/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita lihat, trennya mengecil dan frekuensi kejadian juga semakin merenggang. Artinya, semua menuju ke stabil dan ketenangan aktivitas sesar," ucapnya.
Sutopo mengatakan gempa-gempa kecil memang umum terjadi setelah ada gempa dengan kekuatan yang tinggi. "Tapi biasanya kita melihat setelah terjadi gempa besar selalu diikuti gempa yang kecil. Jadi kecil kemungkinan akan terjadi gempa yang besar daripada induknya," tambahnya.
Meski demikian, Sutopo meminta masyarakat tetap waspada. Sebab, menurutnya, gempa bumi sulit diprediksi kapan akan terjadi.
"Yang pertama kita tidak bisa memprediksi gempa secara pasti di mana dan kapan. Masyarakat tetap tenang, selalu waspada terhadap gempa. Karena Indonesia ini memang rawan gempa, mulai Sumatera hingga Papua," ujarnya. (ibh/rvk)











































