Anak Trauma, Ronny yang Mengaku Dipukul Herman Hery Lapor ke KPAI

Nur Azizah Rizki - detikNews
Senin, 30 Jul 2018 12:53 WIB
Foto: Ronny Yuniarto mengadu ke KPAI (Azizah/detikcom)
Jakarta - Ronny Yuniarto Kosasih yang mengaku dipukul anggota DPR Herman Hery mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk konsultasi terkait trauma yang dialami kedua anak-anaknya. Menurutnya, trauma itu dipicu karena kedua anaknya melihat penganiayaan yang dialaminya.

"Orang tuanya ini selalu berupaya untuk menenteramkan anak-anak itu, tapi nggak bisa. Makanya kami lari ke KPAI untuk minta solusinya bagaimana untuk mengatasi anak yang mengalami trauma seperti ini," kata pengacara Ronny, Yanuar Bagus Sasmito di kantor KPAI Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018).


Yanuar menuturkan kedua anak kliennya mengalami trauma sejak menyaksikan langsung peristiwa penganiayaan yang dialami ayahnya pada 10 Juni lalu. Yanuar menyebut kliennya khawatir kondisi kejiwaan sang anak yang berusia 3 dan 10 tahun itu terganggu akibat peristiwa itu.

"Oh iya, jelas dong (trauma). Kan fokus anak itu memorinya merekam apa yang dialami oleh ayahnya, gitu lho, yang pada saat waktu itu dikeroyok. Udah dikeroyok, dipukul, mental, dikejar lagi, diinjak-injak. Ibunya lari, meluk bapaknya, tujuannya untuk menyelamatkan ada pen di sini (sambil menunjuk pundak Ronny), bekas kecelakaan. Tiba-tiba ditendang dari belakang," paparnya.


Yanuar menyebut peristiwa itu terekam dalam memori anak-anak kliennya. Bahkan, sang anak tiba-tiba mengalami paranoia dan menyebut 'mereka jahat'.

"Nah itu kan sewaktu di rumah, bapaknya sama anaknya maksudnya itu menenteramkan anaknya gitu ya, supaya bisa melupakan, tapi ternyata anaknya itu mengatakan 'mereka jahat, mereka jahat, mereka jahat'. Sampai saat sekarang ternyata itu masih menghantui dalam pikiran anak tersebut secara psikologis," urai Yanuar.

"Jadi maksudnya itu orang seperti mereka yang tertanam di dalam memori anak itu, khawatirnya akan semacam dia akan melakukan dendam gitu nanti di usia dewasa. Itu yang dikhawatirkan," sambungnya.
Anak Trauma, Ronny yang Mengaku Dipukul Herman Hery Lapor ke KPAIFoto: Ronny Yuniarto bersama istri dan pengacaranya mengadu ke KPAI (Azizah/detikcom)

Sebelumnya diberitakan, Ronny melapor ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan oleh sopir Rolls-Royce di Jalan Arteri Pondok Indah, Jaksel. Setelah melakukan penelusuran, Ronny menyimpulkan bahwa terduga pelaku adalah Herman Hery.

Namun belakangan, adik Herman Hery, Yudi, muncul dan membantah tudingan Ronny itu. Menurut Yudi, sosok yang dikira Herman Hery oleh Ronny adalah dirinya.

Tetapi Yudi membantah melakukan pemukulan. Versi pihak Yudi, yang terlibat perkelahian dengan Ronny adalah Pardan. Sementara itu, sopir Yudi, Pardan mengaku dipukul lebih dahulu oleh Ronny.

Pardan juga kemudian melapor ke Polres Metro Jaksel. Dalam laporan bernomor LP/1061/K/VI/2018/PMJ/Restro Jaksel tanggal 11 Juni 2018, sopir Yudi ini melaporkan dengan menggunakan Pasal 351 KUHP.



Tonton juga 'KPAI Minta Pengelola Pariwisata Tidak Pekerjakan Anak-anak':

[Gambas:Video 20detik]

(ams/idh)