DetikNews
Senin 30 Juli 2018, 09:50 WIB

OTT KPK dan Cerita Bupati Lamsel Wajibkan PNS Salat Berjemaah

Bahtiar Rifa'i - detikNews
OTT KPK dan Cerita Bupati Lamsel Wajibkan PNS Salat Berjemaah Foto: Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan (Pemkab Lampung Selatan)
Jakarta - Zainudin Hasan di Lampung Selatan tak hanya dikenal sebagai Bupati, tetapi juga dai. Selaku tokoh agama, ia melantik bawahannya usai salat subuh. Bahkan mewajibkan PNS untuk salat berjamaah. Apa nyana, ditangkap KPK karena dugaan korupsi!

"Kepala dinas dilantik habis subuh. Melantik pejabat kadang-kadang malam. Tiba-tiba pelantikan, bahkan melantik lurah biasanya pakai jubah dan sandal saja," kata pengamat politik Universitas Lampung (Unila) Yusdianto saat berbincang, Lampung Selatan, Senin (30/7/2018).

Menurut Yusdianto, Zainudin selalu menggunakan pakaian yang terlihat religius dan sederhana. Hal itu memberikan harapan kepada masyarakatZainudin bisa menjalankan pemerintahan bersih dan bermartabat di Lampung Selatan.

Tapi, gebrakan KPK membuat kepercayaan publik ke Zainudin langsung runtuh. Banyak warga kecewa akibat bupati yang ditetapkan sebagai tersangka oleh komisi anti rasuah.

"Hari ini publik Lampung kaget. Beliau kan tauladan, ternyata berbalik, tidak sebanding lurus," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Robi Cahyadi pengajar Fisip Unila. Semenjak dilantik, Zainudin selalu punya kebiasaan untuk mewajibkan PNS di lingkungan Lampung Selatan salat berjamaah. Namun--menurut Robi-- hal itu malah membuat PNS beribadah karena takut terhadap bupati.

"Ini (salat berjamaah) urusan pribadi seseorang. Tapi seperti seolah-olah takut sama bupati," ujarnya.

Menurut Robi, Zainudin memang bukan tipikal orang yang suka protokoler. Makanya, di depan publik bupati kadang terlihat sederhana.



Tonton juga 'Rumah Mewah Bupati Lamsel yang Diciduk KPK':

[Gambas:Video 20detik]


(bri/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed