Polda Metro Jaya Sulit Ajukan Ria Irawan ke Pengadilan
Senin, 01 Agu 2005 16:12 WIB
Jakarta - Meski hasil tes menunjukkan urine Ria Irawan positif mengandung amphetamin, Polda Metro Jaya sejauh ini belum akan mengajukan artis serba bisa itu ke meja hijau. Polda mengaku kesulitan mencari bukti dan saksi."Meski hasil tes urinenya positif, itu belum tentu berasal dari narkoba. Bisa saja dari suplemen," ungkap salah satu anggota tim penyidik di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (1/8/2005).Kalau pun memang benar Ria mengonsumsi narkoba, lanjut penyidik yang enggan disebutkan namanya itu, Polda Metro Jaya membutuhkan minimal dua alat bukti untuk bisa menang di persidangan. "Yang polisi miliki, pertama, hanya keterangan yang bersangkutan dan hasil tes tersebut," ungkap dia.Sementara jika Polda menggunakan keterangan Ria, dikhawatirkan Ria akan mengubah atau menarik keterangannya sewaktu di persidangan. "Jadi kalau kita paksakan maju ke pengadilan, kita bisa kalah. Tapi masyarakat umum tidak mengetahui hal tersebut," tegasnya. Apalagi, tambahnya, saat Ria dirazia pada Kamis dini hari lalu, 28 Juli, tidak ditemukan saksi yang melihatnya mengonsumsi narkoba. "Saksi di sini maksudnya yang melihat dia mengonsumsi narkoba, bukan yang melakukan penangkapan. Yang lebih sulit lagi, saksi harus dua orang karena satu saksi sama saja bukan saksi," tutur penyidik tersebut.Kesulitan-kesulitan inilah yang menyebabkan kasus tersebut belum diserahkan ke kejaksaan, karena kalau pun diserahkan ke kejaksaan, tidak akan P21 alias lengkap.Di tempat yang sama, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Charlo Tewu mengungkapkan, sekitar pukul 07.00 WIB tadi, Ria menyambangi Polda Metro Jaya untuk memenuhi wajib lapornya."Wajib lapor tersebut dua kali seminggu, yakni pada Senin dan Kamis, dan Ria harus hadir ke Polda Metro Jaya," kata Tewu.Ria ditangkap saat aparat Polda Metro Jaya melakukan razia narkoba di Diskotek Dragon Fly di kawasan Gatot Soebroto, Jakarta. Saat itu Ria tidak sendirian. Dia datang bersama sahabatnya artis Pretty Asmara dan pesenam Vicky Burki. Dari hasil tes urine yang dilakukan, Ria positif mengandung amphetamin. Sedangkan hasil tes Vicky negatif. Sementara Pretty lolos dari tes urine yang dilakukan secara acak itu.
(umi/)











































