detikNews
Sabtu 28 Juli 2018, 02:40 WIB

Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki Gelar Salat Gerhana

Isal Mawardi - detikNews
Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki Gelar Salat Gerhana Foto: Isal Mawardi/detikcom
Jakarta - Masjid Amir Hamzah di kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, menggelar salat gerhana bulan. Salat gerhana bulan memiliki makna agar manusia senantiasa ingat akan kebesaran Allah SWT.

Pantauan detikcom di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2018), salat gerhana dimulai sekitar pukul 01.04 WIB. Ada sekitar 65 jemaah yang mengikuti salat tersebut.

"Dalam Surat Al-Isra dijelaskan bahwa wama nursilu bil ayati illa takhwifa, tidaklah Kami (Allah) turunkan ayat-ayat kami melainkan menimbulkan rasa takut kepada orang yang mendengar ayat-ayat Allah ini," kata imam salat gerhana, Mukhlis Mukti, saat ditemui di lokasi.



Menurut Mukhlis, salat gerhana ditunaikan dengan tujuan menunjukkan rasa khawatir dan takut kepada Allah SWT, yang dengan kuasa-Nya, gerhana dapat terjadi. Gerhana, dikatakan Mukhlis, tidak terjadi secara kebetulan.

"Bukan keinginan makhluknya, tapi keinginan penciptanya," ujarnya.



Jemaah terdiri atas laki-laki dan perempuan. Mereka tampak khusyuk menjalankan salat tersebut.

Mukhlis menambahkan, salat gerhana merupakan sunah Nabi Muhammad SAW. Melalui salat gerhana ini, dia mengajak jemaah selalu mengingat Allah SWT dan selalu bersedekah.

"Seperti tadi dalam khutbah saya sampaikan, karenanya rentetan ketika terjadi gerhana, yang pertama, kuatkan doa kita. Gerhana ini bukanlah menunjukkan akhir dari kehidupan ini. Dengan salat gerhana, kita agungkan Allah SWT, kita harus tawadu, tidak boleh sombong, dan yang paling penting adalah berbagi dengan bersedekah," tambahnya.


Begini Penampakan Gerhana Bulan dari Berbagai Wilayah di Indonesia:

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com